Tampilkan postingan dengan label Pembangunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pembangunan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Maret 2016

Jokowi Serius Memacu Pembangunan Wilayah Sumatera

Presiden sedang memberi arahan tentang percepatan pembangunan Danau
Toba dan Trans Sumatera (Setpres RI)

 BATAKINDONEWS.COM  - Presiden Joko Widodo pagi ini (2/3) bertolak ke Kabupatan Deli Serdang, Sumatera Utara, untuk meninjau kawasan wisata Danau Toba. Dari rangkaian kunjungan kerjanya di Sumut, terkesan keseriusan Jokowi merealisasikan janjinya mempercepat pengembangan kawasan Danau Toba menjadi destinasi wisata bertaraf internasional. Selain keseriusan Jokowi membangun jalur trans Sumatera.

Presiden dan rombongan telah berangkat menuju Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 08.30 Wib. Setibanya di Kualanamu, Presiden dan rombongan akan berganti pesawat dengan menggunakan CN-295 menuju Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara dan melanjutkan perjalanan menuju Danau Toba dengan berkendaraan mobil.

Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana menjelaskan Presiden Jokowi dalam rapat kabinet 2 Februari lalu telah menginstruksikan sejumlah menteri agar pengembangan Danau Toba dilakukan penguatan konektivitas dan aksesibilitas, seperti bandara, jalan, dan pelabuhan.

"Saya juga menekankan agar disiapkan branding untuk pemasarannya, pelayanan yang berstandar internasional, atraksi-atraksi seni budaya dengan koreografi yang baik, desain yang menarik yang mempunyai kelas," ucap Presiden dalam ratas tersebut.

Selain meninjau kawasan wisata Danau Toba, Presiden juga akan memimpin rapat tentang pengembangan Danau Toba dengan Menteri Pariwisata, Plt Gubernur Sumatera Utara dan para Bupati Wilayah Danau Toba.

Setelah Danau Toba, Jokowi dan rombongan akan melanjutkan kunjungannya ke Takengon untuk peresmian Bandara Rembele, Takengon, Provinsi Aceh. Dari Aceh, Presiden akan kembali ke Sumatera Utara untuk meninjau beberapa proyek infrastruktur seperti jalur kereta api dan jalan tol.

Pada hari ketiga, sebelum kembali ke Jakarta, Presiden akan meninjau pembangunan infrastruktur di Sumatera Selatan. Presiden dan rombongan direncanakan akan tiba di Jakarta pada Kamis (3/3) sore. (mdk)

Selasa, 11 Agustus 2015

Kenapa DPR RI Turun ke Bendungan Sidilanitano




Komisi V DPR didampingi Bupati Nikson Nababan saat meninjau bendungan
Sidilanitano di Siborongborong


  BATAKINDONEWS.COM -  Anggota DPR RI komisi V yang terdiri dari Michael Wattimena, SE, MM, Sahat Silaban, Sukur Nababan, H. M Salim Fakhry, SE, MM, DR. Capt. Anton Sihombing, DR. Ir H Bahrum Daido, M.Si, Hj. Hanna Gayatri, SH, Hj. Nurhayati didampingi Kepala Balai Sungai dan Air Sumatera II dan Direktur ASDP melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke  Taput meninjau bendungan Sidilanitano yang berlokasi di desa Paniaran-Siborongborong,Selasa (4/8).

Kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi V tersebut sebagai tindak lanjut kunjungan kerja menteri PU dan Perumahan Rakyat RI ke Taput baru-baru ini untuk melihat langsung kondisi bendungan Sidilanitano sekaligus meninjau Bandara Silangit.

Ketua Komisi V DPR RI, Michael Wattimena, SE,MM mengungkapkan bahwa kunker dimaksud untuk melihat langsung kondisi bendungan Sidilanitano terkait akan dilakukannya pembangunan bendungan tersebut untuk tahun anggaran 2015 ini.  “Pemerintah pusat melalui kementerian PU dan Perumahan Rakyat RI telah menganggarkan dana sebesar 5 miliar untuk pembangunan bendungan Sidilanitano. Pembangunan tahap pertama difokuskan pada pembangunan bendungan air, dan untuk tahap selajutnya baru dilakukan pembangunan jaringan irigasi, sehingga diharapkan masyarakat sudah dapat memanfaatkan air tersebut untuk irigasi pertanian pada  2017.   Hal itu selaras dengan nawacita presiden RI yang menitikberatkan pembangunan infrastruktur termasuk saluran irigasi pertanian “, ujar Wattimena.

Bupati Taput Drs Nikson Nababan didampingi Wakilnya Drs Mauliate Simorangkir, M.Si mengungkapkan bahwa aliran air bendungan Sidilanitano di Desa Paniaran mengaliri ribuan hektar areal persawahan di 3 kecamatan yakni Siborongborong, Sipoholon dan Pagaran. Bupati menjelaskan, “kondisi bendungan tersebut kurang baik, sehingga harus dilakukan perbaikan secepatnya berhubung debit air di musim kemarau menjadi masalah untuk areal pertanian masyarkat sekitarnya“.  “Kita juga ingin mengadopsi teknologi pengairan pertanian di Jepang dengan menggunakan metode pipanisasi ke areal pertanian karena lebih tahan lama dibanding menggunakan saluran irigasi “, ujar Nikson Nababan.

Selanjutnya rombongan anggota DPR RI Komisi V melanjutkan kunjungan dengan meninjau bandara Silangit yang akan dikembangkan menjadi bandara internasional dan diakhiri mendengarkan paparan Bupati Taput terkait berbagai aspek pembangunan di Tapanuli Utara bertempat di Hotel Sentosa Muara.

Turut hadir Ketua DPRD Taput Ir. Ottoniyer Simanjuntak dan beberapa anggota DPRD Taput, Kasdim 0210/TU Mayor K. Napitupulu, Sekdakab Taput Edward Ramses Tampubolon, SE, Ass. Pemerintahan Drs. HP Marpaung, Ass. Ekbang Drs. Parsaoran Hutagalung dan seluruh pimpinan SKPD Pemkab Taput dan pimpinan BUMD Taput. (Posting By : Leonardo TS Simanjuntak/rel)