Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Februari 2015

Uang Koin Kuno Bertuliskan 1250 bergambar Ayam dan Bunga Matahari Ditemukan di Tarutung

Mata uang  bertuliskan 1250 bergambar ayam dan bunga matahari yg ditemukan di kuburan tua (ist)=
Mata uang koin kuno bertahun 1250 bergambar ayam ditemukan di kuburan tua (ist) =
Beberapa kepingan diduga mata uang koin kuno ditemukan di sebuah pekuburan tua di kawasan Desa Hutabarat, Tarutung, Sumatera Utara. Ada sekitar 12 keping dengan bentuk hampir sama namun tak serupa. Pada mata uang berukuran kecil dan tipis itu terlihat gambar ayam jantan, dan pada sisi satu lagi gambar berupa bunga (mirip bentuk bunga matahari), dan dibawahnya tertulis angka 1250. Sedangkan tulisan pada mata uang itu belum jelas (masih dikonfirmasi) apakah itu aksara Arab atau timur tengah lainnya.
Menurut penuturan kepada SARINGAR.Net, kepingan uang logam kuno itu ditemukan beberapa waktu lalu di sebuah kuburan tua di seputaran Desa Hutabarat, Tarutung. Saat itu dua orang pemuda bernama Gibson dan Balut ikut membantu membangun tambak (makam dari keramik) di kuburan tersebut. Karena butuh tanah untuk perkuatan dasar fondasi, kedua anak muda itu mencangkuli tanah berdekatan dengan lokasi makam yang sedang dibangun. Mereka mencangkuli tanah di bagian bawah sebuah pohon besar tua yang konon berusia 200 tahun lebih, merupakan pertanda kuburan leluhur marga berasal dari kawasan itu. Tiba-tiba saat mereka mencangkul terdengar suara gemerincing seperti terkena benda keras atau besi. Ketika diamati ternyata sejumlah kepingan koin (diduga mata uang kuno) terikut oleh tanah cangkulan dan berserakan di atas tanah. Kedua pemuda itu pun memungut kepingan koin itu, dan merasa bahwa itu hasil temuannya kepingan itu pun dibagi-bagi. Tapi dua orang tukang ikut kebagian begitu juga pihak yang mensponsori pembangunan makam yang kebetulan hadir di sana.
 Kepingan itu kemudian dibersihkan, digosok-gosok dengan berbagai cara. Awalnya sudah sangat karatan tapi setelah dibersih-bersihkan, mulai tampak rupa aslinya. Ada tulisan seperti huruf Arab kuno, bergambar ayam jantan dan sisi lainnya gambar mirip lambang bunga matahari, dan dibawahnya tulisan angka 1250. Ketika itu ditunjukkan pada sejumlah orang tua, dikatakan bahwa kepingan koin itu adalah mata uang kuno dan sesuai angka yang tertulis di sana usianya sekitar 765 tahun. Diperkirakan pada zaman dulu pernah ada pengembara atau rombongan dari kerajaan tertentu yang singgah di tempat itu atau mungkin juga bukan orang asing tapi uang koin itu milik raja-raja kampung di wilayah itu, yang saat meninggal kepingan tersebut ikut dikuburkan.
 Lalu, sekarang dimana kepingan uang kuno itu sejak ditemukan? Salah seorang tukang yang menangani makam saat penemuan itu mengaku masih ada tapi tinggal satu keping yang disimpan. Sementara Balut Sibarani yang mendapat tiga kepingan mengatakan sudah menjual pada orang lain, tapi tak menyebut berapa dijual. Begitu juga pemuda bernama Gibson mengatakan sudah memberikan pada orangtuanya dan masih tersimpan dengan baik (lihat foto). Lalu mau dikemanakan itu koin, apa mau terus disimpan? tanya blogger SARINGAR.Net. Dia jawab," Ini termasuk benda purbakala yang langka, perlu juga disimpan dengan baik. Tapi kalau ada peminat barang kuno menginginkan, tentu bisa nego, dengan catatan harganya juga tak sembarangan."
 Bah, berapa nilainya kalau dijual, apa sampai miliaran? pancing SARINGAR. Net. Sambil terkekeh, orangtua Gibson berkata," Ya siapa tau bisa seperti batu cincin yang harganya meroket hingga miliaran, kan...ha-ha-ha-ha..." bernada gurau. Dia juga bersedia memberikan nomor ponselnya andai memang ada peminat yang serius nantinya. ***

Jumat, 13 Februari 2015

Gila ! Batu Akik Asal Sumut Dijual Rp 18 Miliar


Batu akik seharga Rp 18 miliar =

 JAKARTA, SARINGAR.Net  - Batu cincin boleh dianggap sepele, tapi bila batunya punya nilai khusus harganya bisa bikin geger. Seperti halnya batu akik janggus bergambar naga asal Kabupaten Langkat yang dijual dengan banderol Rp 18 miliar, baru-varu ini bikin heboh. Pihak Museum Rekor-Dunia Indonesia atau MURI pun kaget saat mendengar kabar itu. "Hah, 18 miliar, dimana itu?" ujar anggota Dewan Pertimbangan MURI, Wida, saat dihubungi JPNN dari Jakarta, kemarin (13/2).
MURI, yang berkantor pusat di Semarang, Jateng itu, siap mencatat harga batu akik termahal itu. Tapi tentunya, jika batu akik dengan dasar moccha itu nantinya benar-benar terjual.
Tidak harus terjual Rp 18 miliar. Namun jika berhasil terjual di angka miliaran saja, itu sudah memecahkan rekor. "Kalau terjual, usulkan saja, nanti bisa masuk MURI," kata Wida.
Syaratnya sederhana. "Lampirkan saja bukti transaksi pembayaran," imbuh perempuan berlogat Jawa itu.
Penelusuran JPNN, harga termahal batu akik hingga saat ini belum ada yang tembus di angka miliaran. Tertinggi ditempati blue safir, yang dalam kisaran Rp 900 jutaan. Pigeon Blood Ruby dihargai Rp 37 juta, Star Ruby Tanzania Rp 32 jutaan, dan Super Giant Green Fluorite sekitar Rp 30 jutaan.
Dalam batu akik yang bikin heboh ini, memang tampak jelas guratan berbentuk naga, warga kuning. Juga ada guratan berbentuk kaki naga.
Pemiliknya adalah Muhammad Imam Hanafi, yang juga pimpinan Majelis Ta’lim Fardhu A’in (MATFA) Indonesia berlokasi di Dusun III Desa Telaga Said Kecamatan Sei Lepan-Langkat, Sumut. Dia memasang harga Rp 18 miliar. Luar biasa!
Dia menyebut barang yang akan dijualnya itu istimewa, yakni corak dasar moccha, yang di tengah-tengahnya ada gambar naga. Dan dia menjamin keorisinilan batu itu.
“Bukannya muluk-muluk, siapa saja boleh mengecek batu ini. Mohon maaf, kalau pecinta akik  biasanya memiliki kemampuan sendiri melihat keunggulannya apa, makanya silahkan saja lihat," ujarnya kepada Sumut Pos (Grup JPNN), Kamis (12/2). (SARINGAR.Net/jpnn)

Selasa, 20 Januari 2015

Kebal Peluru Ketika Dieksekusi Hukuman Mati. Benarkah?





Ilust hukuman mati (mdk)

  Nusakambangan,SARINGAR.Net - Pemerintah mengeksekusi mati enam kurir narkoba. Lima orang ditembak mati di Nusakambangan dan seorang lagi di Boyolali, Jawa Tengah. Timbul prokontra di sana-sini, tapi itu sia-sia, karena sudah terjadi.
Dalam eksekusi, biasanya korban akan langsung meninggal di hadapan regu tembak. Tapi dalam beberapa kasus, ada juga yang memiliki ilmu kebal peluru. Peluru tak mampu melukai kulit orang-orang yang memiliki kesaktian.

Kisah ini bukan isapan jempol. Mantan Panglima Kostrad Letjen Kemal Idris menyaksikannya sendiri. Begitu juga dengan perwira Australia anggota Komisi Tiga Negara yang sedang bertugas di Indonesia.

Cerita ini terjadi sekitar tahun 1948. Saat itu Kemal Idris masih berpangkat Mayor dan memimpin Pasukan Kala Hitam melawan pemberontakan PKI Muso di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Dia berhasil mengalahkan pasukan PKI di Pati. Ada beberapa gembong PKI yang ditangkap.

Dalam sidang militer kilat yang dipimpin oleh Kapten CPM Sabur, diputuskan ada empat gembong PKI yang dihukum mati. Eksekusi dilakukan di alun-alun Pati. Rakyat berkerumun menyaksikan eksekusi itu. Setiap regu tembak berhasil menuaikan tugasnya, rakyat bersorak-sorai.

Kemal Idris menceritakan hal ini dalam buku biografinya, bertarung dalam revolusi terbitan Sinar Harapan.

Tapi ada satu di antara gembong PKI itu ternyata kebal peluru. Berkali-kali coba ditembak, tak sedikit pun orang itu terluka.

"Berkali-kali peluru diganti. Senjata otomatis juga digunakan. Tapi tak ada yang mampu merobek kulitnya," kata Kemal Idris.

Bule anggota pasukan Australia pun heran dan bingung dengan peristiwa itu. Agaknya baru kali ini dia melihat orang sakti tahan peluru.

Di tengah keheranan, Letnan Ahmad tiba-tiba maju menghampiri dan berbicara pada gembong PKI itu.

"Di mana teman-teman kamu?" kata Letnan Ahmad.

Gembong PKI itu membisu.

"Kalau tak bicara saya tembak!" ancam Letnan Ahmad.

Tawanan itu balik menantang. "Tembak saja," katanya dengan tenang.

Letnan Ahmad kemudian mengeluarkan peluru dari magasen pistolnya. Dia menggosok-gosokannya ke tanah sebentar. Kemudian dimasukannya lagi ke magasen.

"Dor!" pistol meletus. Gembong PKI itu langsung terpental dengan dada ditembus peluru.

Orang-orang keheranan melihat peristiwa itu. Apalagi tentara Australia tadi.

Setelah menguasai Pati, pasukan TNI terus bergerak membebaskan kota-kota yang dikuasai PKI. Satu demi satu kota pun berhasil dikembalikan pada Republik Indonesia. (mdk/ls)

Rabu, 07 Januari 2015

Amazing! Kupu-kupu Bersayap Kepala Burung Elang

Kupu-kupu unik dengan sayap kepala burung elang, difoto pada
Rabu malam (7/1-15) oleh EKSPRESIANA =


Seekor cecak mendekati sang kupu-kupu, tapi ragu karena mungkin
terlalu besar untuk dimangsa (EKPRESIANA)=

 Kupu-kupu adalah salah satu jenis makhluk penghias jagat raya dengan ragam keindahan dan keunikan. Entah kenapa pula, perempuan nakal selalu dijuluki dengan nama mahluk yang satu ini,"Si kupu-kupu malam". Pada hal binatang yang satu ini dengan ribuan jenisnya termasuk makhluk dengan berjuta keindahan dan kelembutan, jauh dari kejahatan, bahkan kupu-kupu merupakan jenis binatang yang lugu,polos, dan tidak mencelakai mahkluk hidup lainnya.
 Foto kupu-kupu di atas,dijepret pada Rabu malam (7/1) saat si pemotret sedang duduk-duduk di teras rumahnya. Sang kupu-kupu dengan warna indah itu, terbang mengelilingi lampu teras rumah, kemudian hinggap di dinding berwarna kuning bermotif. Ketika pemotret memperhatikan, ada keunikan tersendiri melekat pada makhluk ini. Pada kedua sayapnya terlihat ada bentuk kepala seekor burung, mirip burung elang (lihat foto), lengkap dengan mata yang seakan hidup menatap sekelilingnya. Sungguh menakjubkan, karena sudah banyak kupu-kupu dilihat si pemotret, kupu-kupu yang satu ini punya keunikan tersendiri. Kedua sayap mirip burung elang itu terkesan memperhatikan si pemotret dengan kedua mata yang tampak hidup seperti layaknya mata burung elang.
 Pada saat pemotretan kedua, seekor cecak muncul dari atap rumah mendekati sang kupu-kupu. Tapi sang cecak terus menjaga jarak, seakan ragu untuk mencoba memangsa si kupu-kupu bersayap elang. Mungkin karena kupu-kupu itu terlalu besar untuk dilahap, ataukah takut melihat pada sayapnya ada mata yang tajam mengamati, sehingga sang cecak lama kelamaan mundur teratur. Setelah sekitar satu jam, kupu-kupu tersebut terbang berputar-putar sekitar teras rumah, sebelum menghilang ditelan kegelapan malam. Memang banyak ciptaan Sang Maha Kuasa yang menakjubkan. (Penulis teks:Leonardo TS/pemotret: Marturena.S)

Minggu, 28 Desember 2014

Kronologi, Detik-Detik Hilangnya Kontak Pesawat Air Asia


 EKSPRESIANA - Kementerian Perhubungan merilis kronologi hilangnya pesawat AirAsia AWQ8501 dalam jumpa pers di kantor Otoritas Bandara Wilayah II, Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (28/12/2014). Pesawat dengan muatan 155 penumpang itu diperkirakan jatuh di perairan Tanjung Pandang dan Pontianak.
Berikut kronologi hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 seperti yang diungkapkan Direktur Perhubungan Udara Direktur Perhubungan Udara Djoko Murjatmodjo:
- Pukul 05.36, pesawat berangkat dari Surabaya menuju Singapura dengan ketinggian 32.000 kaki. Pesawat dilaporkan mengikuti jalur yang biasa ditempuh antara Surabaya dan Singapura yaitu M635.
- Pesawat kontak terakhir dengan Air Traffic Control Jakarta pukul 06.12. Dalam kontak itu, pilot meminta menghindar ke arah kiri dan meminta izin untuk naik ke ketinggian 38.000 kaki. Permintaan pilot disetujui oleh pihak ATC.
- Pukul 06.16, pesawat masih ada di layar radar
- Pukul 06.17, pesawat hanya tinggal sinyal di dalam radar ATC
- Pukul 06.18 pesawat hilang dari radar. Yang ada, di radar tinggal data rencana terbang. Seharusnya, di dalam radar ada data lain yakni realisasi terbang namun data itu hilang.
- Pukul 07.08, pesawat dinyatakan INCERFA, yakni tahap awal hilangnya kontak. Pihak dirjen perhubungan melakukan kontak ke Basarnas.
- Pukul 07.28, pesawat dinyatakan  ALERFA, tahap berikut dalam menyatakan pesawat hilang kontak
- Pukul 07.55, pesawat dinyatakan DETRESFA atau resmi dinyatakan hilang.
"Lokasi hilang kontak yakni antara Tanjung Panda dan Pontianak agak ke selatan. Basarnas masih mencari posisinya itu karena ELT yang biasa pesawat itu jatuh, akan ada transmisi, ini belum ada," kata Djoko.
Adapun, Pesawat AirAsia ini mengangkut 155 orang penumpang yang terdiri dari dewasa 138 orang, anak-anak 16 orang, dan bayi/balita 1 orang. Pesawat juga diawaki 2 orang pilot dan 4 orang cabin crew.
Pilot in command yakni Kapten Irianto dan flight officer Remi Emmanuel Plesel.(kps.com)

Senin, 03 November 2014

Wah,Ibu Ini Melahirkan Tokek, Benar Atau Tidak?












 EKSPRESIANA- Peristiwa ini tak masuk akal, tapi kalau ini fakta, mau bilang apa. Ataukah hanya sekadar akal-akalan untuk bikin sensasi? Entahlah. EKSPRESIANA menurunkan berita ini untuk bahan bahasan secara logika pikir.
 Josephine Lydia Hellen Wadu, bidan yang diberitakan membantu Debi Nubatonis melahirkan seekor tokek pada 30 Mei lalu, menantang Kepala Dinas (Kadis) Kabupaten Kupang untuk turun ke lokasi. Hal itu demi membuktikan kebenaran ibu yang melahirkan tokek itu di rumahnya di Kampung Oemolo, Desa Oenuntono, Kecamatan Oemofa, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.

“Kalau tidak percaya, Pak Kadis (Kadis Kesehatan Kupang) silakan turun langsung ke lapangan untuk lihat hasil pemeriksaan dan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) serta ke rumahnya ibu Debi Nubatonis, sehingga bisa tahu semua situasi yang terjadi, apakah benar atau tidak,” kata bidan Helen Wadu--sapaan akrab Josephine Lydia Hellen Wadu-- kepada Kompas.com, Kamis (5/6/2014) malam.

Menurut Hellen, sejauh ini dari Dinas Kesehatan setempat belum turun ke lokasi untuk melakukan klarifikasi dengan dirinya dan sang ibu yang melahirkan tokek itu.

“Dari dinas belum datang karena itu dari pihak dinas saya persilakan untk cek langsung ke Kampung Oemolo, agar tidak ada yang ditutup-tutupi, dan juga dengan wartawan juga biar langsung dipublikasikan,” tandas Hellen.
 Hellen bahkan sudah menyiapkan foto dan video rekaman proses kelahiran ibu tersebut bila dibutuhkan pihak manapun untuk klarifikasi.
 Diberitakan, sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan (Kadis) Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Messe Ataupah mengaku tidak percaya dengan kabar tentang ibu yang melahirkan seekor tokek di Kampung Oemolo, Desa Oenuntono, Kecamatan Oemofa, Kabupaten Kupang, Jumat (30/5/2014).
 Menurut Messe, fenomena itu aneh dan tidak akan mungkin terjadi secara medis sehingga saat ini dirinya masih berusaha untuk melakukan klarifikasi dengan pasien maupun bidan yang menanganinya.
 “Memang saya belum bertemu untuk klarifikasi langsung dengan bidan tersebut, tetapi tampaknya ada yang tidak normal atau sedikit keanehan karena secara medis itu tidak mungkin terjadi,” kata Messe, Sabtu (31/5/2014) malam.
 Bahkan Messe menuding kandungan pada pasien itu tidak terisi apapun alias kosong. Dia pun sudah melakukan koordinasi dengan Ikatan Bidan Indonesia untuk mengecek langsung ke lokasi.
 “Pada prinsipnya ada yang salah di sini. Entah sengaja atau tidak, saya harus cek ini. Yang jelas, kandungannya pasti kosong, dan untuk kejadian kehamilan seperti ini biasanya dinamakan Pseudocyesis atau hamil palsu. Kalau dibilang tokek yang keluar, ini saya kira ada permainan tertentu. Sebab, secara medis itu tidak mungkin karena beda genus, antara manusia dan reptil sangat jauh,” tambahnya.(Kps.co/LS)

10 Tahun Lagi Manusia Akan Menghuni Planet Mars

Persiapan memindahkan manusia ke Mars makin serius seperti dalam foto
(lip-6)=

EKSPRESIANA-Tinggal di Mars bukan lagi sekedar impian. Suatu hari koloni manusia akan dikirimkan ke Planet Merah. Hawaii Space Exploration Analog and Simulation atau Hi-Seas sedang menggarap sebuah proyek yang disponsori Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Untuk menyediakan rumah layak bagi orang Bumi yang akan tinggal di sana. Diperkirakan sekitar 10 tahun lagi (2015) ini akan terealisasi. Sudah siapkah manusia pindah tempat ke planet asing itu?
 Lalu,s
eperti apa rumah di Mars?
 Meski masih berupa konsep, rumah berbentuk kubah akan dilengkapi panel surya sebagai pengumpul energi. Langit-langit yang tinggi akan membuat para penghuni merasa nyaman di dalamnya. Dan tak ketinggalan printer 3 dimensi untuk membuat segala peralatan.
"Beberapa orang mungkin menganggapnya mengada-ada, namun skrenario seperti itu mungkin akan terjadi tak lama lagi di masa depan, ketika misi pertama ke Mars diberangkatkan -- dan NASA sedang mempersiapkan keberangkatan itu dengan melakukan studi baru di Hawaii," demikian pernyataan Hi-Seas seperti dikutip dari Daily Mail, Sabtu (25/10/2014).
 Dua dari 3 misi yang direncanakan sudah diselesaikan. Dan yang ketiga, yang akan berlangsung selama 8 bulan, baru saja dimulai.
Misi ketiga melibatkan 6 kru yang tinggal di sebuah kubah raksasa di wilayah terpencil di Hawaii, Mauna Loa.
 Di sana, kru tinggal di kubah selebar 11 meter, dengan luas sekitar 93 meter persegi. Demikian menurut jurnalis sains Kate Greene, yang ikut dalam proyek itu, kepada Wired.
 "Kuncinya adalah membuat semua orang tetap waras di sini. Merasa tetap dikelilingi udara," kata dia.
Semua kru harus menjalani misi di dalam kubah itu. Mereka hanya boleh keluar menggunakan pakaian luar angkasa khusus -- seperti yang akan dipakai para astronot Mars.
 Untuk mencegah para kru mengalami claustrophobic atau sesak di dalam tempat tinggal mereka, kubah itu sengaja dibuat dengan langit-langit tinggi dan bertingkat dua. Mereka juga diminta untuk berolahraga teratur agar tetap sehat.
 Dalam proyek tersebut, juga diterapkan penundaan komunikasi 24 menit pada para kru -- seperti yang akan terjadi dalam misi Mars di masa depan.
Di dalam kubah itu ada 6 kamar, berbentuk mirip potongan pie, dengan matras, kursi, dan bangku. Untuk memastikan mereka memiliki akses perlengkapan yang cukup, disediakan printer 3D.
Suplai energi mengandalkan tenaga surya, sementara listrik dari sel bahan bakar hidrogen disiapkan sebagai cadangan.
Sebelumnya, NASA memberikan dana US$ 1,2 juta pada program Hi-Seas untuk melanjutkan studinya mempelakari faktor-faktor manusia yang bisa mempengaruhi awal masa depan di Mars.
 Melalui studi ini, para peneliti akan mempelajari apa yang dihadapi manusia dalam misi sekali jalan ke Mars. Tak ada kesempatan untuk pulang.
Riset tersebut akan sangat berharga dalam misi nyata ke Planet Merah, yang diperkirakan akan berlangsung di tahun dalam dua dekade mendatang.
 Proyek Mars One bertujuan mengirim empat Marstronot (sebutan untuk astronot ke Mars) setiap dua tahun sekali, dimulai pada 2025, hingga terbentuk koloni beranggotakan 40 orang. (lip-6)

Sabtu, 18 Oktober 2014

SMS Dari Orang Mati...








Ilustrasi (BBC)-
London,EKSPRESIANA= Ini boleh jadi cerita misteri, yang boleh dipercaya, boleh tidak, atau sekadar mengernyitkan alis. Seorang perempuan Inggris mengaku sangat terkejut ketika mendapat pesan pendek atau SMS dari nomor neneknya yang sudah meninggal dunia.
Di masa hidupnya, nenek yang bernama Lesley Emerson itu gemar mengirim pesan pendek kepada para anggota keluarganya di South Shields, kota pesisir di dekat Newcastle.
Oleh karena itu, ketika Emerson (59), meninggal dunia pada 2011, keluarganya memutuskan untuk menguburkan telepon genggam bersama jasadnya.
"Beberapa di antara anggota keluarga terus mengirim SMS ke nomor tersebut," tulis BBC.
Pekan lalu, cucu Lesley Emerson, Sheri, mendapat jawaban pesan pendek yang berbunyi, "Saya mengawasimu dan semuanya akan lebih baik. Terus maju".
Keluarga Emerson kemudian menelepon nomor tersebut dan dijawab oleh seorang laki-laki. Ia menuturkan sudah menggunakan nomor itu selama beberapa pekan.
Padahal, kata keluarga Emerson, perusahaan telepon O2 telah memberikan jaminan bahwa nomor tersebut tidak akan diterbitkan lagi.
Perusahaan layanan telepon kini sudah meminta maaf atas kejadian itu. BBC mencoba menelepon ke nomor itu tetapi pemilik nomor baru tidak menjawab panggilan. [BBC/sp)

Selasa, 07 Oktober 2014

Seram nggak Nih! Waria Itu Dimutilasi Lalu Direbus...











Mayang yg malang bersama kekasihnya. (mdk)
Manusia macam apakah yang tega memotong-motong tubuh sesamanya, lalu merebusnya dengan air mendidih. Sungguh nyaris sulit dipercaya,tapi peristiwa ini benar-benar terjadi di Australia. Kini menjadi top news yang menyita waktu banyak warga di belahan dunia membahasnya, termasuk di Indonesia. Sungguh mendirikan bulu roma, susah membayangkan bagaimana proses itu terjadi.
Mayang Prasetyo meninggal dengan tragis. Tubuh transgender asal Indonesia itu dimutilasi kemudian berakhir dalam air rebusan yang diduga dimasak sendiri oleh pasangannya sendiri, chef (juru masak)  Marcus Volke, di Australia. Pasangan Mayang itu kemudian bunuh diri,ditemukan dekat tong sampah.
Hingga kini tak ada yang bisa menebak apa yang terjadi sampai hidup mereka berdua harus berakhir demikian tragisnya. Kepolisian juga tak menemukan bukti berupa obat-obatan yang mencurigakan di apartemen Volke di Brisbane, Australia.

Sementara itu, di mata para sahabatnya, Volke merupakan sosok pria yang sangat dingin. Dia pendiam atau tidak banyak bicara.

"Dia pria yang baik. Kadang naik-turun, dia bisa kehilangan kontrol seperti yang lainnya," kata seorang mantan teman sekolah Volke, seperti dikutip dari laman News.com.au, Selasa (7/10/2014).

"Dia sedikit berbeda. Dia sedikit memiliki sisi gelap."

Ibunda Volke, Dorothy Volke sendiri mengaku, tak mengetahui apa yang terjadi antara putranya dan Mayang. Meskipun dia baru saja berkomunikasi dengan sang putra dalam seminggu terakhir.

Kata sang ibu, Volke adalah sosok pria yang normal.  "Dia sangat periang. Dan dia akan pulang saat Natal. Semuanya terlihat normal," ucap Dorothy.

Meskipun begitu, Dorothy mengaku, sudah 18 bulan tak bertemu dengan Volke.
Pembunuhan brutal Mayang terungkap setelah tetangga Marcus Peter Volke mengeluh mencium bau tidak sedap sejak Kamis pekan lalu.
Aroma tak mengenakkan itu disebutkan berasal dari apartemen yang ditinggali Volke bersama kekasihnya yang berkebangsaan Indonesia.

Pada hari Sabtu 4 Oktober, polisi yang mendapat laporan akhirnya mendatangi apartemen Volke namun ia kemudian melarikan diri. Lalu pihak berwenang mendatangi kediamannya.
Di dalam apartemen Volke, polisi menemukan potongan tubuh manusia yang sebagian berada di atas kompor. Volke sendiri ditemukan meninggal dunia beberapa ratus meter dari lokasi apartemennya dengan luka sayatan di leher yang diduga bunuh diri.
Mayang sebelumnya adalah seorang pria dengan nama asli Febri Andriansyah. Dia dikabarkan menjadi waria penghibur. Mayang Prasetyo mendapatkan bayaran tinggi usai 'melayani' para tamu, dan mengirim penghasilannya untuk membiayai pendidikan adik-adiknya di Indonesia.(net/liputan 6/yah)

Minggu, 05 Oktober 2014

Ditemukan Arkeolog di Spanyol, Sosok Yesus Tanpa Jenggot








Sosok Yesus terlihat tanpa jenggot seperti gambaran yg biasa

Inilah temuan keilmuan yang perlu juga ditelusuri dalam konteks kekayaan informasi sejarah. Sejumlah arkeolog di Spanyol menemukan salah satu penggambaran sosok Yesus paling awal. Dalam penemuan itu sosok Yesus digambarkan tidak berjenggot. Selama ini Yesus selalu digambarkan berjenggot dan berambut.  
 Sosok Yesus tak berjenggot itu ditemukan pada sebuah piring kaca dibuat tahun 4 Masehi. Dalam piring kaca itu Yesus yang memiliki rambut pendek dan ikal digambarkan sedang bersama dua rasul lainnya yakni Petrus dan Paulus.
Para arkeolog menemukan piring yang sudah pecah-pecah itu di dalam sebuah bangunan keagamaan kuno di Kota Castulo di Andalusia, sebelah selatan Spanyol. Baru-baru ini mereka tengah menjalankan proyek penggalian di sana.

Gambar itu cukup mengejutkan karena amat berbeda dengan penggambaran Yesus yang dikenal orang selama ini. Pada piring kaca itu juga terlihat Yesus mengenakan toga filosof, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Ahad (5/10).

Piring itu dipercaya dipakai untuk menaruh roti Ekaristi pada ritual Kristen masa itu. Ukuran piring itu berdiameter 22 sentimeter.

Marcelo Castro, kepala proyek penggalian mengatakan, bangunan itu didirikan pada paruh kedua abad ke-4 Masehi dan ditelantarkan seabad kemudian.(mdk/Daily Mail)