Tampilkan postingan dengan label Birokrasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Birokrasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 April 2016

Dipecat, Kepala Daerah Terlibat Narkoba

Mendagri Tjahyo Kumolo (dok.SP)
BATAKINDONEWS.Com - Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo akan melakukan tindakan tegas dengan memecat kepala daerah yang ketahuan mengonsumsi narkoba, apa lagi sampai mengedarkan barang haram tersebut.
"Sama seperti TNI dan Polri yang akan memecat anggotanya jika ketangkap tangan menggunakan dan mengedarkan narkoba, kita juga akan melakukan hal yang sama. Jika ada kepala daerah yang ketahuan mengonsumsi apalagi mengedarkan narkoba, maka akan langsung kita pecat dan saya sudah minta izin dari presiden untuk ini, sehingga kita tidak main-main," katanya saat melakukan kunjungan kerja di Pontianak, Kamis (14/4).
Dia menjelaskan, saat ini Indonesia darurat narkoba dimana 40 sampai 50 orang meninggal setiap hari dan saat ini terdapat lebih dari 60 jenis narkotika baru di Indonesia yang mengancam kehidupan bangsa.
"Kita tidak akan main-main untuk itu, karena kalau kepala daerah bisa terlibat dengan narkoba, bagaimana dengan masyarakat di daerahnya," tuturnya.
Baru-baru ini, lanjutnya, ada bupati yang sudah delapan tahun menjabat malah diketahui mengonsumsi narkoba dan itu dikhawatirkan akan mempengaruhi berbagai kebijakan yang diambil oleh bupati tersebut dalam pemerintahannya.
"Makanya saya minta kepada seluruh kepala daerah untuk bisa menjadikan narkoba sebagai perhatian serius karena bisa mengancam masa depan generasi penerus bangsa ini," katanya.
Tjahyo menambahkan, Kalimantan Barat merupakan salah satu daerah yang rentan menjadi sasaran peredaran narkoba, melihat kondisi geografisnya yang berdekatan dengan negara tetangga, dimana kasus peredaran narkoba antar negara kerap terjadi disini.
"Ini tentu harus menjadi perhatian serius dari semua pihak, tidak hanya dari kepolisian, bea cukai dan TNI saja, tetapi semuanya harus bergerak. Makanya pemerintah pusat memaksimalkan pembangunan di daerah perbatasan, untuk mencegah masuknya barang ilegal ke Kalbar," kata Tjahyo. [Sp/ant)

Komen pembaca  BATAKINDONEWS.Com via ponsel: "Bagaimana kalau semua kepala daerah ditest urine atau darah positif terindikasi narkoba, apa bisa juga ikut dipecat?"

Sabtu, 30 Januari 2016

Dilarang ! Wanita Berpakaian Pendek di Kantor Imigrasi Medan

Wanita pakai rok pendek ini diusir =
BATAKINDONEWS.COM - (Medan) 

Kalau anda wanita, tua atau pun muda, janganlah coba-coba datang mengurus paspor ke Kantor Imigrasi di Jalan Mangkubumi,Medan,jika anda memakai celana atau mode rok pendek.
Kalau ada yang coba-coba, kenapa rupanya. Anda harus siap terkejut dan sakit hati, karena anda bakal diusir, tak diperbolehkan memasuki area kantor yang selalu hiruk-pikuk untuk urusan surat ijin perjalanan ke luar negeri itu.
Memang pada pos piket kantor itu ada pengumuman supaya tamu yang berurusan ke kantor ini entah dia masih gadis atau sudah nikahi sebaiknya berpakaian sopan. Tak hanya soal pakaian, anda juga dilarang memakai sendal jepit.
Pada Sabtu siang (30/1) seorang wanita keturunan Tionghoa, harus menelan jengkel yang hebat ketika dia diusir seorang pria yang tampaknya seorang yang ditugasi untuk urusan "kesopanan" itu.
"Silahkan anda keluar, tinggalkan tempat ini, karena anda pakaian pendek," tegur pria berkumis itu dengan muka garang.
Kontan, wanita yang memang memakai rok model celana pendek warna hijau itu kaget. Mungkin sebelumnya tak tahu adanya peraturan itu.""Lho, saya ke sini hanya melihat anak saya," jawab wanita itu berdalih. Tapi tetap saja pria itu melarangnya." Pokoknya di sini harus pakaian sopan, tak boleh yang pendek-pendek," tandas pria yang memakai senda jepit itu.
Wanita itu tampak mengambil ponselnya, menelpon seseorang, seakan mengadukan masalah itu. Pria itu kembali mendatanginya, berkata," Tolong Bu tinggalkan tempat ini, saya sudah bilang baik-baik."
Wanita itu seperti mencuekinya, tapi perlahan-lahan mulai beringsut ke arah pintu pagar, sambil mengeluarkan repetan.
 Pengunjung yang sedang ramai di kursi tunggu mengomel." Ada-ada saja peraturan imigrasi ini, soal pakaian aja diurusi. Mau pakai celana pendek atau panjang ngapain diurusin, memangnya kantor ini bidang kerohanian. Yang benar aja, orang pakai sendal jepit dilarang masuk, dia sendiri (pria berkumis yang melarang) malah pakai sendal jepit...oooooh, sok peraturan segala," kata seorang ibu uring-uringan.
 Hampir setiap hari Kantor Imigrasi di Jalan Mangkubumi dan jalan Gatot Subroto, dipenuhi ratusan orang yang berurusan paspor. Banyak yang memilih jalur biasa (harga normal), tapi banyak yang memilih jalur khusus lewat oknum-oknum biro travel yang banyak gentayangan di sana.  (liputan Sodran)

Rabu, 20 Januari 2016

27 Pejabat Pakpak Bharat pilih Mundur, Tak Cocok Dengan Plt Bupati


 
Gubernur Ahok dan jajaran pejabat DKI (ilustrasi oleh BIN.Com)


  Tampaknya dinamika reformasi juga tak lepas dari zona birokrasi. Soal ketidakcocokan di lingkungan birokrasi, terutama antara kepala daerah dengan paketnya (wakil) sudah sering terdengar, meski tak banyak yang mengemuka. Agak jarang terdengar, kalau pejabat bawahan mengambil sikap tegas memilih mundur karena ketidakcocokan dengan plt bupati, seperti terjadi di Kabupaten Pakpak Bharat yang dilansir Harian Online KabarIndonesia berikut ini:

Tidak Cocok dengan Bupati 27 Pejabat Mundur

Oleh : Jenda Bangun | 20-Jan-2016, 00:07:11 WIB


Oleh : Jenda Bangun | 20-Jan-2016, 00:10:15 WIB

KabarIndonesia - Medan,Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Hasban Ritonga meminta Pj Bupati Pakpak Bharat, Bonar Sirait menunjuk pelaksana tugas pengganti 27 pejabat eselon yang mengundurkan diri.Kabarnya,pengunduran diri itu dampak ketidakcocokan dengan oknum Plt Bupati di Pakpak Bharat.

“Surat pengunduran diri ke-27 pejabat Pakpak sudah di BKD Provinsi. Saya sudah minta Pj Bupati Pakpak segera menetapkan pelaksana tugas menggantikan ke-27 pejabat yang mundur,” katanya, kemarin (19/1/red batakindonews.com)

Berdasarkan data yang diperoleh pejabat yang mengundurkan diri itu yakni:

1. Parlaungan (Kadis PU),
2. Tikki Angkat (Kadis Bapemas)
3. Muktar AW (Kadis Kehutanan),
4. Losmar Berutu (Kepala KP2TPM),
5. Sartomo Padang (Kadis BPBD),
6. Jalil Angkat (Sekretaris DPRD),
7. Sahat Banurea (Kepala BKD dan Diklat),
8. Budianta Pinem (Kadis Inspektorat),
9. Orba Suntuk Manik (Kadishub)
10. Dame Tumangger (Kakan Perpustakaan),
11. Morasi Berutu (Camat Sitelutali Urang Julu),
12. Ishak Simon (Camat Salak)
13. Jibun Padang (Camat Siempat Rube),
14. Sabar Berutu (Camat Sitelutali Urang Jehe),
15. Petrus Saragih (Kadisduk Capil),
16. Juhari Angkat (Kadisperindagkop),
17. Manurung Naiborhu (Kadis Sosial),
18. Jalan Berutu (Kadis Pendidikan)
19. Benar Sembiring (DPKD)
20. Sunardi (BP4K)
21. Ida Banurea (RSUD)
22. Saur Manik (Camat PGGS)
23. Hanafi Padang (Camat Sibaginda)
24. Arles Padang (Camat Kerajaan)
25. Mester Padang (Plt Assisten I Pemerintahan).
26. Benar Baik Sembiring
27. Budianta Pinem (Inspektur Kabupaten Pakpak Bharat).(j)

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com

Rabu, 02 Desember 2015

Taput Kini Punya Tim Pengawal Pemerintah


Bupati Taput Nikson Nababan bersama Kajari Hotma Tambunan saat launching TP4D
di Tarutung. (rel)

 BATAKINDONEWS.COM - Pemerintah dan pembangunan punya pengawal? Ya. Itulah yang kini sudah diluncurkan. Bupati Tapanuli Utara membuka resmi launching Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D), didampingi Kepala Kejaksanaan Negeri Tarutung Hotma Tambunan selaku narasumber. Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Pra Budy, SH bertindak selaku Ketua Tim yang nantinya berfungsi memberikan pemahaman, mengawal mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan Program Pembangunan, di Balai Data Kantor Bupati Tapanuli Utara, Rabu (02/11).
“Saya sangat menyambut baik terbentuknya Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah Daerah (TP4D) ini. Dengan adanya TP4D ini maka Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) dapat bekerja dengan baik, nyaman tetapi tetap dalam pengawasan. Dengan menetapkan skala prioritas pada bidang infrastruktur, pendidikan, pertanian dan kesehatan, maka SKPD memiliki garis yang harus diikuti sesuai prioritas pembangunan tadi. Saya juga menegaskan bahwa anggaran harus seefektif dan seefisien mungkin,” ujar Bupati dalam sambutannya.
  Bupati menyampaikan bahwa seluruh program kerja Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara harus menjurus pada prioritas yang telah dicanangkan dan harus berpihak kepada kepentingan umum. “Kepentingan dan hati rakyat adalah segalanya bagi saya jadi jangan ada yang ‘nyeleneh untuk kepentingan pribadi, saya tidak akan toleransi itu dan apabila TP4D menemukan yang seperti itu, silahkan ditindak,” ujar Bupati menegaskan.
 “Terima kasih kepada pihak Kejaksaan Negeri Tarutung, dalam hal ini Bapak Kajari  sebagai narasumber dan kepala seksinya dalam memberikan pemahaman dan arah bagi SKPD dalam melaksanakan program kerja masing-masing sehingga dari mulai awal perencanaan sampai pelaksanaan tidak ada yang menyimpang,” ujar Bupati .
Pada kesempatan itu, Kepala Kejaksaan Tarutung Hotma Tambunan menyampaikan bahwa fungsi TP4D ini akan memberikan legal opinion dan memiliki fungsi intelijen untuk memberikan pemahaman, mengawal sebuah program kerja mulai dari perencanaan sampai kepada pelaksanaan. “Tim ini akan memulai pekerjaannya dari inspektorat dan Bappeda, tidak langsung ke SKPD yang bersangkutan karena akan diteliti dulu dari perencanaannya. Apabila ada temuan, itu semua pasti ada kekeliruan mulai dari perencanaan,” ujar Kajari mengawali.
“Semua pekerjaan dan program kerja yang dituangkan dalam sebuah anggaran harus merujuk pada undang-undang yang berlaku, dimana setiap turunan dari undang-undang tersebut pasti mengacu pada undang-undangnya. Bagian Humum dan Perundang-undangan, Dipenloka, Bappeda dan Inspektorat harus sinergi dengan TP4D dalam pengawalan pembangunan daerah Kabupaten Tapanuli Utara untuk kepentingan rakyat banyak. Program pemerintah dan skala prioritasnya harus berpihak kepada rakyat dan saya lihat Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara saat ini telah menetapkan skala prioritas pembangunan yang pro-rakyat,” ujar Kajari .
Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Edward Tampubolon, Asisten II Parsaoran Hutagalung, Asisten III Osmar Silalahi, Anggota DPRD Sahat Sibarani dan Ronald Simanjuntak serta seluruh SKPD Pemkab Tapanuli Utara. (Leonardo TSS/rel)


Kamis, 19 November 2015

Dosmar Banjarnahor, Sang Konseptor HEBAT di Pilkada Humbang Hasundutan


Dosmar Banjarnahor SE, Sang Konseptor Hebat yang siap
menghadirkan kehebatan di Humbahas (Foto: repro Leonardo)

 BATAKINDONEWS.COM- Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat Dosmar Banjarnahor,sang konseptor pengusung kehebatan di Kabupaten Humbahas Pilkada serentak untuk sebagian Kabupaten/Kota di Sumatera Utara segera digelar, Rabu (9/11). Suhu politik di daerah yang ikut even pilkada, tentu mulai menghangat. Tak terkecuali di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), salah satu kabupaten mekaran dari Tapanuli Utara, yang diresmikan Mendagri pada 28 Juni 2003 berdasarkan UU No 9 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Nias Selatan, Pakpak Bharat, dan Humbang Hasundutan. Bupati pertama kabupaten berusia 12 tahun ini adalah Drs Manatap Simanungkalit (alm), kemudian Drs Maddin Sihombing (dua priode) yang berakhir masa jabatannya tahun ini. Lalu, fokus perhatian publik di sana kini mempertanyakan: Siapa gerangan kandidat yang bakal tampil sebagai "The Winner" dalam pilkada 2015 ini?
 Ada lima pasangan yang siap bertarung menjadi orang Number One di kabupaten yang potensial pertanian ini. Tapi dari lima pasangan itu, duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora, tampaknya paling menyita perhatian khalayak. Meski pun salah satu kandidat itu adalah Marganti Manullang yang notabene dua kali (priode) menduduki jabatan wabup mendampingi Maddin Sihombing, tapi optimisme publik pemilih lebih cenderung mengarah ke duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora.
 Optimisme terhadap apa? tanya Kompasiana, yang dijawab cepat oleh dua warga di Dolok Sanggul, Senin (16/11), ya yakin percaya duet Dosmar/Saut bakal mampu menciptakan sesuatu yang baru untuk kabupaten Humbahas lima tahun ke depan. Memang diakui, 10 tahun dipimpin Maddin/Marganti, sudah ada kemajuan signifikan di beberapa sektor. Tapi, bagaimanapun masih banyak yang harus dibenahi, terutama infrastruktur,pendidikan, dan pertanian. Dari lima kandidat yang menawarkan konsep visi misinya, tampaknya konsep Dosmar Banjarnahor lebih menarik perhatian khalayak.
 Apa sih menariknya konsep Dosmar? Menurut beberapa pengamat independen, konsep Dosmar mencakup hampir seluruh aspek kebutuhan Humbahas ke depan. Hampir tak ada yang terabaikan dalam konsep visionernya saat ditelaah warga. Konsep yang lugas, realistis, logis, sederhana, terarah, dan layak diamini, kata seorang warga lainnya ketika berbincang dengan sejumlah orang di salah satu kedai di pinggiran kota Dolok Sanggul. Keyakinan itu juga dikuatkan pengenalan masyarakat luas Humbahas terhadap Saut Simamora, seorang tokoh yang lama berkecimpung menopang pemerintahan dan pembangunan sebelum dan setelah berdirinya Kabupaten Humbang Hasundutan.
 Siapa Dosmar Banjarnahor? Orangnya masih muda, berkisar 39 tahun. Pria kelahiran Lobutua Desa Parsingguran 12 April 1976 yang beristerikan Lidia Kristina Panjaitan,ST,mencicipi pendidikan di kampung kelahirannya sejak SD sampai SMA. Kemudian masuk Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPKP,Bandung. Riwayat pengalaman kerjanya juga lumayan meyakinkan sebagai track record penguat integritas dan kualitas personalnya. Auditor Kantor Akuntan Publik Bambang Hadi Tresno Bandung, Akunting dan Keuangan RS St Borromeus Bandung, Finance&Tax PT Paesa Pasindo Engineering Jakarta, Manager Keuangan PT Rama Abdi Pratama, konsultan pajak pada beberapa perusahaan konstruksi, Manager Keuangan Wahana Mitra Kencana, dan juga menjadi Direktur Utama PT Damai Karya Persada. Dosmar juga proaktif memimpin berbagai organisasi sosial di Bandung dan Jabodetabek. Visi Humbahas 2020 yang digelindingkan Dosmar menuju orang nomor satu Humbahas juga direspon masyarakat sebagai visi yang layak diapresiasi. Humbang Hasundutan yang berkelas nasional dalam hal kemakmuran, tata kelola, dan mentalitas unggul melalui pemberdayaan masyarakat, pendayagunaan potensi alam, dan pembangunan infrastrktur yang berkeadilan dan merata.
 Misi Dosmar? "Terpanggil melayani proses transformasi Humbahas menjadi kabupaten berkelas nasional". Sedang di sisi lain,AIM menekankan Humbahas menjadi lumbung pertanian dan peternakan bagi Indonesia. Tapi, manakala ada stempel kehebatan disematkan terhadap Dosmar Banjarnahor, yalah ketika Dosmar meluncurkan konsep "Humbahas HEBAT" menjadi strateginya. Apa HEBAT menurut deskripsi Dosmar? Ternyata konsep HEBAT terurai dalam untaian penekanan kalimat Batak sederhana yang boleh dikatakan menjadi impola (intisari) dari keseluruhan pemikiran konsepsionalnya.
 H-umbahas na mar-Tuhan jalan maduma (Humbahas yang berdasarkan agama dan sejahtera)
 E-mena godang tanona bidang (kaya akan tanaman padi dan luas tanahnya)
 B-ahen mura arga ni pupuk (memurahkan harga pupuk untuk kebutuhan petani)
 A-asa gabe na niula sinur na pinahan (hasil pertanian dan peternakan meningkat signifikan)
 T-ure dalan tu huta, sahat tu balian, asa langku naniula, langku na pinahan,langku tiga-tiga ( pembenahan infrastruktur jalan di semua lini hingga pelosok dusun untuk melancarkan proses produksi dan penjualan hasil pertanian). Konsep Dosmar juga dititikberatkan pada pentingn uya menguatkan kebersamaan semua elemen tanpa kecuali untuk menopang semua program yang akan diterapkan jika kelak sudah terpilih menjadi bupati. Dia merangkum ilustrasinya tentang semangat kebersamaan dan kesatuan persatuan itu dalam satu slogan simpel yang ditautkan pada namanya: DOSMAR-Ohanta!. Itulah sekilas catatan tentang figur yang kini diidolakan banyak warga Humbahas yang tingga hitungan hari lagi akan melaksanakan hak pilihnya berdemokrasi.( Leonardo Simanjuntak/lihat juga topik yang sama di Kompas.Com/Kompasiana)
Terbaru Headline Rubrik Event Kompasiana TV Shop Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat 19 November 2015 21:25:59 Dibaca : 3 Komentar : 0 Nilai : 0 Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat Dosmar Banjarnahor,sang konseptor pengusung kehebatan di Kabupaten Humbahas Pilkada serentak untuk sebagian Kabupaten/Kota di Sumatera Utara segera digelar, Rabu (9/11). Suhu politik di daerah yang ikut even pilkada, tentu mulai menghangat. Tak terkecuali di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), salah satu kabupaten mekaran dari Tapanuli Utara, yang diresmikan Mendagri pada 28 Juni 2003 berdasarkan UU No 9 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Nias Selatan, Pakpak Bharat, dan Humbang Hasundutan. Bupati pertama kabupaten berusia 12 tahun ini adalah Drs Manatap Simanungkalit (alm), kemudian Drs Maddin Sihombing (dua priode) yang berakhir masa jabatannya tahun ini. Lalu, fokus perhatian publik di sana kini mempertanyakan: Siapa gerangan kandidat yang bakal tampil sebagai "The Winner" dalam pilkada 2015 ini? Ada lima pasangan yang siap bertarung menjadi orang Number One di kabupaten yang potensial pertanian ini. Tapi dari lima pasangan itu, duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora, tampaknya paling menyita perhatian khalayak. Meski pun salah satu kandidat itu adalah Marganti Manullang yang notabene dua kali (priode) menduduki jabatan wabup mendampingi Maddin Sihombing, tapi optimisme publik pemilih lebih cenderung mengarah ke duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora. Optimisme terhadap apa? tanya Kompasiana, yang dijawab cepat oleh dua warga di Dolok Sanggul, Senin (16/11), ya yakin percaya duet Dosmar/Saut bakal mampu menciptakan sesuatu yang baru untuk kabupaten Humbahas lima tahun ke depan. Memang diakui, 10 tahun dipimpin Maddin/Marganti, sudah ada kemajuan signifikan di beberapa sektor. Tapi, bagaimanapun masih banyak yang harus dibenahi, terutama infrastruktur,pendidikan, dan pertanian. Dari lima kandidat yang menawarkan konsep visi misinya, tampaknya konsep Dosmar Banjarnahor lebih menarik perhatian khalayak. Apa sih menariknya konsep Dosmar? Menurut beberapa pengamat independen, konsep Dosmar mencakup hampir seluruh aspek kebutuhan Humbahas ke depan. Hampir tak ada yang terabaikan dalam konsep visionernya saat ditelaah warga. Konsep yang lugas, realistis, logis, sederhana, terarah, dan layak diamini, kata seorang warga lainnya ketika berbincang dengan sejumlah orang di salah satu kedai di pinggiran kota Dolok Sanggul. Keyakinan itu juga dikuatkan pengenalan masyarakat luas Humbahas terhadap Saut Simamora, seorang tokoh yang lama berkecimpung menopang pemerintahan dan pembangunan sebelum dan setelah berdirinya Kabupaten Humbang Hasundutan. Siapa Dosmar Banjarnahor? Orangnya masih muda, berkisar 39 tahun. Pria kelahiran Lobutua Desa Parsingguran 12 April 1976 yang beristerikan Lidia Kristina Panjaitan,ST,mencicipi pendidikan di kampung kelahirannya sejak SD sampai SMA. Kemudian masuk Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPKP,Bandung. Riwayat pengalaman kerjanya juga lumayan meyakinkan sebagai track record penguat integritas dan kualitas personalnya. Auditor Kantor Akuntan Publik Bambang Hadi Tresno Bandung, Akunting dan Keuangan RS St Borromeus Bandung, Finance&Tax PT Paesa Pasindo Engineering Jakarta, Manager Keuangan PT Rama Abdi Pratama, konsultan pajak pada beberapa perusahaan konstruksi, Manager Keuangan Wahana Mitra Kencana, dan juga menjadi Direktur Utama PT Damai Karya Persada. Dosmar juga proaktif memimpin berbagai organisasi sosial di Bandung dan Jabodetabek. Visi Humbahas 2020 yang digelindingkan Dosmar menuju orang nomor satu Humbahas juga direspon masyarakat sebagai visi yang layak diapresiasi. Humbang Hasundutan yang berkelas nasional dalam hal kemakmuran, tata kelola, dan mentalitas unggul melalui pemberdayaan masyarakat, pendayagunaan potensi alam, dan pembangunan infrastrktur yang berkeadilan dan merata. Misi Dosmar? "Terpanggil melayani proses transformasi Humbahas menjadi kabupaten berkelas nasional". Sedang di sisi lain,AIM menekankan Humbahas menjadi lumbung pertanian dan peternakan bagi Indonesia. Tapi, manakala ada stempel kehebatan disematkan terhadap Dosmar Banjarnahor, yalah ketika Dosmar meluncurkan konsep "Humbahas HEBAT" menjadi strateginya. Apa HEBAT menurut deskripsi Dosmar? Ternyata konsep HEBAT terurai dalam untaian penekanan kalimat Batak sederhana yang boleh dikatakan menjadi impola (intisari) dari keseluruhan pemikiran konsepsionalnya. H-umbahas na mar-Tuhan jalan maduma (Humbahas yang berdasarkan agama dan sejahtera) E-mena godang tanona bidang (kaya akan tanaman padi dan luas tanahnya) B-ahen mura arga ni pupuk (memurahkan harga pupuk untuk kebutuhan petani) A-asa gabe na niula sinur na pinahan (hasil pertanian dan peternakan meningkat signifikan) T-ure dalan tu huta, sahat tu balian, asa langku naniula, langku na pinahan,langku tiga-tiga ( pembenahan infrastruktur jalan di semua lini hingga pelosok dusun untuk melancarkan proses produksi dan penjualan hasil pertanian). Konsep Dosmar juga dititikberatkan pada pentingn uya menguatkan kebersamaan semua elemen tanpa kecuali untuk menopang semua program yang akan diterapkan jika kelak sudah terpilih menjadi bupati. Dia merangkum ilustrasinya tentang semangat kebersamaan dan kesatuan persatuan itu dalam satu slogan simpel yang ditautkan pada namanya: DOSMAR-Ohanta!. Itulah sekilas catatan tentang figur yang kini diidolakan banyak warga Humbahas yang tingga hitungan hari lagi akan melaksanakan hak pilihnya berdemokrasi. Leonardo Simanjuntak /leonhard TERVERIFIKASI (HIJAU) Jurnalis (citizen reporter) di Kompasiana.Com,menyalurkan liputan daerah dan feature eksklusif, seraya aktif ngeblog, ikutan memahat dan mewarnai dunia. Saya juga ada di blog pribadi leonardotss.blogspot.com (SARINGAR.Net) Selengkapnya... Memuat... 0 0 0 KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS. LABEL pilkadahumbahas regional EDIT HAPUS TANGGAPI DENGAN ARTIKEL RESPONS : 0 NILAI : 0 Beri Nilai Headline 1 Yuk, Lihat Inovasi Sains Mahasiswa Indonesia di OSN Pertamina 2015 Kompasiana 19 November 2015 2 Korrie Layun Rampan, Perginya Begawan Sastra Kalimantan Timur Sari Azis 19 November 2015 3 Lubang Sewu, Bebatuan Unik di Area Waduk Wadaslintang husni mubarok 19 November 2015 4 Tepatkah Melarang Remaja Pacaran? Sahroha Lumbanraja 19 November 2015 5 "High Risk High Return"? Taufiq Febrianto 19 November 2015 Nilai Tertinggi Prediksi Skenario Setya Novanto Lolos dari Kasus Catut Presiden Asaaro Lahagu 19 November Reza Chalid, Petral, Catut Presiden dan Peta Kekuatan Setya Novanto dan Presiden Jokowi Ninoy N Karundeng 19 November 3 Aksi dan Gaya Fadli Zon yang Mencengangkan Najwa Abanggeutanyo 19 November Makna yang Tersirat "Papa Minta Saham" dan Luhut Terseret Calo Freeport Ricky Vinando 19 November Setya Novanto, Dari Sopir Pribadi Hingga Ketua DPR RI Bambang Setyawan 19 November Tren di Google Antara Mesjid Al-Aqsha, Jalan Salib dan Batu Terbang di Jerussalem Palestina Rahmat Hadi 16 November 2015 3 Aksi dan Gaya Fadli Zon yang Mencengangkan Najwa Abanggeutanyo 19 November 2015 Ada Apa di Balik Nyanyian Sumbang Sudirman Said dan Bernafsunya JK Menggebuk SN Reza aka Fadli Zontor 18 November 2015 Setya Novanto, Dari Sopir Pribadi Hingga Ketua DPR RI Bambang Setyawan 19 November 2015 Pencatutan Nama Presiden dan Perang Antar Geng di Kontrak Freeport Reza aka Fadli Zontor 19 November 2015 Gres Betulkah Bom Ini yang Meledakkan Pesawat Rusia di Sinai Mesir? syarifuddin abdullah 19 November "High Risk High Return"? Taufiq Febrianto 19 November Simarigung Desa yang Tertinggal Atau di Sengaja Untuk Tertinggal Riwan Simamora 19 November Tips & Trick Sebelum atau Saat di Singapore Naila 17 November Tips Hindari Masalah Saat Berwisata Roni Kasiman 19 November Tentang Kompasiana Syarat & Ketentuan

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/leonhard/kabupaten-muda-humbahas-menyambut-sang-konseptor-hebat_564ddbf7747e619d2123d890
Terbaru Headline Rubrik Event Kompasiana TV Shop Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat 19 November 2015 21:25:59 Dibaca : 3 Komentar : 0 Nilai : 0 Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat Dosmar Banjarnahor,sang konseptor pengusung kehebatan di Kabupaten Humbahas Pilkada serentak untuk sebagian Kabupaten/Kota di Sumatera Utara segera digelar, Rabu (9/11). Suhu politik di daerah yang ikut even pilkada, tentu mulai menghangat. Tak terkecuali di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), salah satu kabupaten mekaran dari Tapanuli Utara, yang diresmikan Mendagri pada 28 Juni 2003 berdasarkan UU No 9 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Nias Selatan, Pakpak Bharat, dan Humbang Hasundutan. Bupati pertama kabupaten berusia 12 tahun ini adalah Drs Manatap Simanungkalit (alm), kemudian Drs Maddin Sihombing (dua priode) yang berakhir masa jabatannya tahun ini. Lalu, fokus perhatian publik di sana kini mempertanyakan: Siapa gerangan kandidat yang bakal tampil sebagai "The Winner" dalam pilkada 2015 ini? Ada lima pasangan yang siap bertarung menjadi orang Number One di kabupaten yang potensial pertanian ini. Tapi dari lima pasangan itu, duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora, tampaknya paling menyita perhatian khalayak. Meski pun salah satu kandidat itu adalah Marganti Manullang yang notabene dua kali (priode) menduduki jabatan wabup mendampingi Maddin Sihombing, tapi optimisme publik pemilih lebih cenderung mengarah ke duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora. Optimisme terhadap apa? tanya Kompasiana, yang dijawab cepat oleh dua warga di Dolok Sanggul, Senin (16/11), ya yakin percaya duet Dosmar/Saut bakal mampu menciptakan sesuatu yang baru untuk kabupaten Humbahas lima tahun ke depan. Memang diakui, 10 tahun dipimpin Maddin/Marganti, sudah ada kemajuan signifikan di beberapa sektor. Tapi, bagaimanapun masih banyak yang harus dibenahi, terutama infrastruktur,pendidikan, dan pertanian. Dari lima kandidat yang menawarkan konsep visi misinya, tampaknya konsep Dosmar Banjarnahor lebih menarik perhatian khalayak. Apa sih menariknya konsep Dosmar? Menurut beberapa pengamat independen, konsep Dosmar mencakup hampir seluruh aspek kebutuhan Humbahas ke depan. Hampir tak ada yang terabaikan dalam konsep visionernya saat ditelaah warga. Konsep yang lugas, realistis, logis, sederhana, terarah, dan layak diamini, kata seorang warga lainnya ketika berbincang dengan sejumlah orang di salah satu kedai di pinggiran kota Dolok Sanggul. Keyakinan itu juga dikuatkan pengenalan masyarakat luas Humbahas terhadap Saut Simamora, seorang tokoh yang lama berkecimpung menopang pemerintahan dan pembangunan sebelum dan setelah berdirinya Kabupaten Humbang Hasundutan. Siapa Dosmar Banjarnahor? Orangnya masih muda, berkisar 39 tahun. Pria kelahiran Lobutua Desa Parsingguran 12 April 1976 yang beristerikan Lidia Kristina Panjaitan,ST,mencicipi pendidikan di kampung kelahirannya sejak SD sampai SMA. Kemudian masuk Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPKP,Bandung. Riwayat pengalaman kerjanya juga lumayan meyakinkan sebagai track record penguat integritas dan kualitas personalnya. Auditor Kantor Akuntan Publik Bambang Hadi Tresno Bandung, Akunting dan Keuangan RS St Borromeus Bandung, Finance&Tax PT Paesa Pasindo Engineering Jakarta, Manager Keuangan PT Rama Abdi Pratama, konsultan pajak pada beberapa perusahaan konstruksi, Manager Keuangan Wahana Mitra Kencana, dan juga menjadi Direktur Utama PT Damai Karya Persada. Dosmar juga proaktif memimpin berbagai organisasi sosial di Bandung dan Jabodetabek. Visi Humbahas 2020 yang digelindingkan Dosmar menuju orang nomor satu Humbahas juga direspon masyarakat sebagai visi yang layak diapresiasi. Humbang Hasundutan yang berkelas nasional dalam hal kemakmuran, tata kelola, dan mentalitas unggul melalui pemberdayaan masyarakat, pendayagunaan potensi alam, dan pembangunan infrastrktur yang berkeadilan dan merata. Misi Dosmar? "Terpanggil melayani proses transformasi Humbahas menjadi kabupaten berkelas nasional". Sedang di sisi lain,AIM menekankan Humbahas menjadi lumbung pertanian dan peternakan bagi Indonesia. Tapi, manakala ada stempel kehebatan disematkan terhadap Dosmar Banjarnahor, yalah ketika Dosmar meluncurkan konsep "Humbahas HEBAT" menjadi strateginya. Apa HEBAT menurut deskripsi Dosmar? Ternyata konsep HEBAT terurai dalam untaian penekanan kalimat Batak sederhana yang boleh dikatakan menjadi impola (intisari) dari keseluruhan pemikiran konsepsionalnya. H-umbahas na mar-Tuhan jalan maduma (Humbahas yang berdasarkan agama dan sejahtera) E-mena godang tanona bidang (kaya akan tanaman padi dan luas tanahnya) B-ahen mura arga ni pupuk (memurahkan harga pupuk untuk kebutuhan petani) A-asa gabe na niula sinur na pinahan (hasil pertanian dan peternakan meningkat signifikan) T-ure dalan tu huta, sahat tu balian, asa langku naniula, langku na pinahan,langku tiga-tiga ( pembenahan infrastruktur jalan di semua lini hingga pelosok dusun untuk melancarkan proses produksi dan penjualan hasil pertanian). Konsep Dosmar juga dititikberatkan pada pentingn uya menguatkan kebersamaan semua elemen tanpa kecuali untuk menopang semua program yang akan diterapkan jika kelak sudah terpilih menjadi bupati. Dia merangkum ilustrasinya tentang semangat kebersamaan dan kesatuan persatuan itu dalam satu slogan simpel yang ditautkan pada namanya: DOSMAR-Ohanta!. Itulah sekilas catatan tentang figur yang kini diidolakan banyak warga Humbahas yang tingga hitungan hari lagi akan melaksanakan hak pilihnya berdemokrasi. Leonardo Simanjuntak /leonhard TERVERIFIKASI (HIJAU) Jurnalis (citizen reporter) di Kompasiana.Com,menyalurkan liputan daerah dan feature eksklusif, seraya aktif ngeblog, ikutan memahat dan mewarnai dunia. Saya juga ada di blog pribadi leonardotss.blogspot.com (SARINGAR.Net) Selengkapnya... Memuat... 0 0 0 KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS. LABEL pilkadahumbahas regional EDIT HAPUS TANGGAPI DENGAN ARTIKEL RESPONS : 0 NILAI : 0 Beri Nilai Headline 1 Yuk, Lihat Inovasi Sains Mahasiswa Indonesia di OSN Pertamina 2015 Kompasiana 19 November 2015 2 Korrie Layun Rampan, Perginya Begawan Sastra Kalimantan Timur Sari Azis 19 November 2015 3 Lubang Sewu, Bebatuan Unik di Area Waduk Wadaslintang husni mubarok 19 November 2015 4 Tepatkah Melarang Remaja Pacaran? Sahroha Lumbanraja 19 November 2015 5 "High Risk High Return"? Taufiq Febrianto 19 November 2015 Nilai Tertinggi Prediksi Skenario Setya Novanto Lolos dari Kasus Catut Presiden Asaaro Lahagu 19 November Reza Chalid, Petral, Catut Presiden dan Peta Kekuatan Setya Novanto dan Presiden Jokowi Ninoy N Karundeng 19 November 3 Aksi dan Gaya Fadli Zon yang Mencengangkan Najwa Abanggeutanyo 19 November Makna yang Tersirat "Papa Minta Saham" dan Luhut Terseret Calo Freeport Ricky Vinando 19 November Setya Novanto, Dari Sopir Pribadi Hingga Ketua DPR RI Bambang Setyawan 19 November Tren di Google Antara Mesjid Al-Aqsha, Jalan Salib dan Batu Terbang di Jerussalem Palestina Rahmat Hadi 16 November 2015 3 Aksi dan Gaya Fadli Zon yang Mencengangkan Najwa Abanggeutanyo 19 November 2015 Ada Apa di Balik Nyanyian Sumbang Sudirman Said dan Bernafsunya JK Menggebuk SN Reza aka Fadli Zontor 18 November 2015 Setya Novanto, Dari Sopir Pribadi Hingga Ketua DPR RI Bambang Setyawan 19 November 2015 Pencatutan Nama Presiden dan Perang Antar Geng di Kontrak Freeport Reza aka Fadli Zontor 19 November 2015 Gres Betulkah Bom Ini yang Meledakkan Pesawat Rusia di Sinai Mesir? syarifuddin abdullah 19 November "High Risk High Return"? Taufiq Febrianto 19 November Simarigung Desa yang Tertinggal Atau di Sengaja Untuk Tertinggal Riwan Simamora 19 November Tips & Trick Sebelum atau Saat di Singapore Naila 17 November Tips Hindari Masalah Saat Berwisata Roni Kasiman 19 November Tentang Kompasiana Syarat & Ketentuan

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/leonhard/kabupaten-muda-humbahas-menyambut-sang-konseptor-hebat_564ddbf7747e619d2123d890
Terbaru Headline Rubrik Event Kompasiana TV Shop Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat 19 November 2015 21:25:59 Dibaca : 3 Komentar : 0 Nilai : 0 Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat Dosmar Banjarnahor,sang konseptor pengusung kehebatan di Kabupaten Humbahas Pilkada serentak untuk sebagian Kabupaten/Kota di Sumatera Utara segera digelar, Rabu (9/11). Suhu politik di daerah yang ikut even pilkada, tentu mulai menghangat. Tak terkecuali di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), salah satu kabupaten mekaran dari Tapanuli Utara, yang diresmikan Mendagri pada 28 Juni 2003 berdasarkan UU No 9 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Nias Selatan, Pakpak Bharat, dan Humbang Hasundutan. Bupati pertama kabupaten berusia 12 tahun ini adalah Drs Manatap Simanungkalit (alm), kemudian Drs Maddin Sihombing (dua priode) yang berakhir masa jabatannya tahun ini. Lalu, fokus perhatian publik di sana kini mempertanyakan: Siapa gerangan kandidat yang bakal tampil sebagai "The Winner" dalam pilkada 2015 ini? Ada lima pasangan yang siap bertarung menjadi orang Number One di kabupaten yang potensial pertanian ini. Tapi dari lima pasangan itu, duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora, tampaknya paling menyita perhatian khalayak. Meski pun salah satu kandidat itu adalah Marganti Manullang yang notabene dua kali (priode) menduduki jabatan wabup mendampingi Maddin Sihombing, tapi optimisme publik pemilih lebih cenderung mengarah ke duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora. Optimisme terhadap apa? tanya Kompasiana, yang dijawab cepat oleh dua warga di Dolok Sanggul, Senin (16/11), ya yakin percaya duet Dosmar/Saut bakal mampu menciptakan sesuatu yang baru untuk kabupaten Humbahas lima tahun ke depan. Memang diakui, 10 tahun dipimpin Maddin/Marganti, sudah ada kemajuan signifikan di beberapa sektor. Tapi, bagaimanapun masih banyak yang harus dibenahi, terutama infrastruktur,pendidikan, dan pertanian. Dari lima kandidat yang menawarkan konsep visi misinya, tampaknya konsep Dosmar Banjarnahor lebih menarik perhatian khalayak. Apa sih menariknya konsep Dosmar? Menurut beberapa pengamat independen, konsep Dosmar mencakup hampir seluruh aspek kebutuhan Humbahas ke depan. Hampir tak ada yang terabaikan dalam konsep visionernya saat ditelaah warga. Konsep yang lugas, realistis, logis, sederhana, terarah, dan layak diamini, kata seorang warga lainnya ketika berbincang dengan sejumlah orang di salah satu kedai di pinggiran kota Dolok Sanggul. Keyakinan itu juga dikuatkan pengenalan masyarakat luas Humbahas terhadap Saut Simamora, seorang tokoh yang lama berkecimpung menopang pemerintahan dan pembangunan sebelum dan setelah berdirinya Kabupaten Humbang Hasundutan. Siapa Dosmar Banjarnahor? Orangnya masih muda, berkisar 39 tahun. Pria kelahiran Lobutua Desa Parsingguran 12 April 1976 yang beristerikan Lidia Kristina Panjaitan,ST,mencicipi pendidikan di kampung kelahirannya sejak SD sampai SMA. Kemudian masuk Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPKP,Bandung. Riwayat pengalaman kerjanya juga lumayan meyakinkan sebagai track record penguat integritas dan kualitas personalnya. Auditor Kantor Akuntan Publik Bambang Hadi Tresno Bandung, Akunting dan Keuangan RS St Borromeus Bandung, Finance&Tax PT Paesa Pasindo Engineering Jakarta, Manager Keuangan PT Rama Abdi Pratama, konsultan pajak pada beberapa perusahaan konstruksi, Manager Keuangan Wahana Mitra Kencana, dan juga menjadi Direktur Utama PT Damai Karya Persada. Dosmar juga proaktif memimpin berbagai organisasi sosial di Bandung dan Jabodetabek. Visi Humbahas 2020 yang digelindingkan Dosmar menuju orang nomor satu Humbahas juga direspon masyarakat sebagai visi yang layak diapresiasi. Humbang Hasundutan yang berkelas nasional dalam hal kemakmuran, tata kelola, dan mentalitas unggul melalui pemberdayaan masyarakat, pendayagunaan potensi alam, dan pembangunan infrastrktur yang berkeadilan dan merata. Misi Dosmar? "Terpanggil melayani proses transformasi Humbahas menjadi kabupaten berkelas nasional". Sedang di sisi lain,AIM menekankan Humbahas menjadi lumbung pertanian dan peternakan bagi Indonesia. Tapi, manakala ada stempel kehebatan disematkan terhadap Dosmar Banjarnahor, yalah ketika Dosmar meluncurkan konsep "Humbahas HEBAT" menjadi strateginya. Apa HEBAT menurut deskripsi Dosmar? Ternyata konsep HEBAT terurai dalam untaian penekanan kalimat Batak sederhana yang boleh dikatakan menjadi impola (intisari) dari keseluruhan pemikiran konsepsionalnya. H-umbahas na mar-Tuhan jalan maduma (Humbahas yang berdasarkan agama dan sejahtera) E-mena godang tanona bidang (kaya akan tanaman padi dan luas tanahnya) B-ahen mura arga ni pupuk (memurahkan harga pupuk untuk kebutuhan petani) A-asa gabe na niula sinur na pinahan (hasil pertanian dan peternakan meningkat signifikan) T-ure dalan tu huta, sahat tu balian, asa langku naniula, langku na pinahan,langku tiga-tiga ( pembenahan infrastruktur jalan di semua lini hingga pelosok dusun untuk melancarkan proses produksi dan penjualan hasil pertanian). Konsep Dosmar juga dititikberatkan pada pentingn uya menguatkan kebersamaan semua elemen tanpa kecuali untuk menopang semua program yang akan diterapkan jika kelak sudah terpilih menjadi bupati. Dia merangkum ilustrasinya tentang semangat kebersamaan dan kesatuan persatuan itu dalam satu slogan simpel yang ditautkan pada namanya: DOSMAR-Ohanta!. Itulah sekilas catatan tentang figur yang kini diidolakan banyak warga Humbahas yang tingga hitungan hari lagi akan melaksanakan hak pilihnya berdemokrasi. Leonardo Simanjuntak /leonhard TERVERIFIKASI (HIJAU) Jurnalis (citizen reporter) di Kompasiana.Com,menyalurkan liputan daerah dan feature eksklusif, seraya aktif ngeblog, ikutan memahat dan mewarnai dunia. Saya juga ada di blog pribadi leonardotss.blogspot.com (SARINGAR.Net) Selengkapnya... Memuat... 0 0 0 KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS. LABEL pilkadahumbahas regional EDIT HAPUS TANGGAPI DENGAN ARTIKEL RESPONS : 0 NILAI : 0 Beri Nilai Headline 1 Yuk, Lihat Inovasi Sains Mahasiswa Indonesia di OSN Pertamina 2015 Kompasiana 19 November 2015 2 Korrie Layun Rampan, Perginya Begawan Sastra Kalimantan Timur Sari Azis 19 November 2015 3 Lubang Sewu, Bebatuan Unik di Area Waduk Wadaslintang husni mubarok 19 November 2015 4 Tepatkah Melarang Remaja Pacaran? Sahroha Lumbanraja 19 November 2015 5 "High Risk High Return"? Taufiq Febrianto 19 November 2015 Nilai Tertinggi Prediksi Skenario Setya Novanto Lolos dari Kasus Catut Presiden Asaaro Lahagu 19 November Reza Chalid, Petral, Catut Presiden dan Peta Kekuatan Setya Novanto dan Presiden Jokowi Ninoy N Karundeng 19 November 3 Aksi dan Gaya Fadli Zon yang Mencengangkan Najwa Abanggeutanyo 19 November Makna yang Tersirat "Papa Minta Saham" dan Luhut Terseret Calo Freeport Ricky Vinando 19 November Setya Novanto, Dari Sopir Pribadi Hingga Ketua DPR RI Bambang Setyawan 19 November Tren di Google Antara Mesjid Al-Aqsha, Jalan Salib dan Batu Terbang di Jerussalem Palestina Rahmat Hadi 16 November 2015 3 Aksi dan Gaya Fadli Zon yang Mencengangkan Najwa Abanggeutanyo 19 November 2015 Ada Apa di Balik Nyanyian Sumbang Sudirman Said dan Bernafsunya JK Menggebuk SN Reza aka Fadli Zontor 18 November 2015 Setya Novanto, Dari Sopir Pribadi Hingga Ketua DPR RI Bambang Setyawan 19 November 2015 Pencatutan Nama Presiden dan Perang Antar Geng di Kontrak Freeport Reza aka Fadli Zontor 19 November 2015 Gres Betulkah Bom Ini yang Meledakkan Pesawat Rusia di Sinai Mesir? syarifuddin abdullah 19 November "High Risk High Return"? Taufiq Febrianto 19 November Simarigung Desa yang Tertinggal Atau di Sengaja Untuk Tertinggal Riwan Simamora 19 November Tips & Trick Sebelum atau Saat di Singapore Naila 17 November Tips Hindari Masalah Saat Berwisata Roni Kasiman 19 November Tentang Kompasiana Syarat & Ketentuan

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/leonhard/kabupaten-muda-humbahas-menyambut-sang-konseptor-hebat_564ddbf7747e619d2123d890
Terbaru Headline Rubrik Event Kompasiana TV Shop Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat 19 November 2015 21:25:59 Dibaca : 3 Komentar : 0 Nilai : 0 Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat Dosmar Banjarnahor,sang konseptor pengusung kehebatan di Kabupaten Humbahas Pilkada serentak untuk sebagian Kabupaten/Kota di Sumatera Utara segera digelar, Rabu (9/11). Suhu politik di daerah yang ikut even pilkada, tentu mulai menghangat. Tak terkecuali di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), salah satu kabupaten mekaran dari Tapanuli Utara, yang diresmikan Mendagri pada 28 Juni 2003 berdasarkan UU No 9 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Nias Selatan, Pakpak Bharat, dan Humbang Hasundutan. Bupati pertama kabupaten berusia 12 tahun ini adalah Drs Manatap Simanungkalit (alm), kemudian Drs Maddin Sihombing (dua priode) yang berakhir masa jabatannya tahun ini. Lalu, fokus perhatian publik di sana kini mempertanyakan: Siapa gerangan kandidat yang bakal tampil sebagai "The Winner" dalam pilkada 2015 ini? Ada lima pasangan yang siap bertarung menjadi orang Number One di kabupaten yang potensial pertanian ini. Tapi dari lima pasangan itu, duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora, tampaknya paling menyita perhatian khalayak. Meski pun salah satu kandidat itu adalah Marganti Manullang yang notabene dua kali (priode) menduduki jabatan wabup mendampingi Maddin Sihombing, tapi optimisme publik pemilih lebih cenderung mengarah ke duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora. Optimisme terhadap apa? tanya Kompasiana, yang dijawab cepat oleh dua warga di Dolok Sanggul, Senin (16/11), ya yakin percaya duet Dosmar/Saut bakal mampu menciptakan sesuatu yang baru untuk kabupaten Humbahas lima tahun ke depan. Memang diakui, 10 tahun dipimpin Maddin/Marganti, sudah ada kemajuan signifikan di beberapa sektor. Tapi, bagaimanapun masih banyak yang harus dibenahi, terutama infrastruktur,pendidikan, dan pertanian. Dari lima kandidat yang menawarkan konsep visi misinya, tampaknya konsep Dosmar Banjarnahor lebih menarik perhatian khalayak. Apa sih menariknya konsep Dosmar? Menurut beberapa pengamat independen, konsep Dosmar mencakup hampir seluruh aspek kebutuhan Humbahas ke depan. Hampir tak ada yang terabaikan dalam konsep visionernya saat ditelaah warga. Konsep yang lugas, realistis, logis, sederhana, terarah, dan layak diamini, kata seorang warga lainnya ketika berbincang dengan sejumlah orang di salah satu kedai di pinggiran kota Dolok Sanggul. Keyakinan itu juga dikuatkan pengenalan masyarakat luas Humbahas terhadap Saut Simamora, seorang tokoh yang lama berkecimpung menopang pemerintahan dan pembangunan sebelum dan setelah berdirinya Kabupaten Humbang Hasundutan. Siapa Dosmar Banjarnahor? Orangnya masih muda, berkisar 39 tahun. Pria kelahiran Lobutua Desa Parsingguran 12 April 1976 yang beristerikan Lidia Kristina Panjaitan,ST,mencicipi pendidikan di kampung kelahirannya sejak SD sampai SMA. Kemudian masuk Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPKP,Bandung. Riwayat pengalaman kerjanya juga lumayan meyakinkan sebagai track record penguat integritas dan kualitas personalnya. Auditor Kantor Akuntan Publik Bambang Hadi Tresno Bandung, Akunting dan Keuangan RS St Borromeus Bandung, Finance&Tax PT Paesa Pasindo Engineering Jakarta, Manager Keuangan PT Rama Abdi Pratama, konsultan pajak pada beberapa perusahaan konstruksi, Manager Keuangan Wahana Mitra Kencana, dan juga menjadi Direktur Utama PT Damai Karya Persada. Dosmar juga proaktif memimpin berbagai organisasi sosial di Bandung dan Jabodetabek. Visi Humbahas 2020 yang digelindingkan Dosmar menuju orang nomor satu Humbahas juga direspon masyarakat sebagai visi yang layak diapresiasi. Humbang Hasundutan yang berkelas nasional dalam hal kemakmuran, tata kelola, dan mentalitas unggul melalui pemberdayaan masyarakat, pendayagunaan potensi alam, dan pembangunan infrastrktur yang berkeadilan dan merata. Misi Dosmar? "Terpanggil melayani proses transformasi Humbahas menjadi kabupaten berkelas nasional". Sedang di sisi lain,AIM menekankan Humbahas menjadi lumbung pertanian dan peternakan bagi Indonesia. Tapi, manakala ada stempel kehebatan disematkan terhadap Dosmar Banjarnahor, yalah ketika Dosmar meluncurkan konsep "Humbahas HEBAT" menjadi strateginya. Apa HEBAT menurut deskripsi Dosmar? Ternyata konsep HEBAT terurai dalam untaian penekanan kalimat Batak sederhana yang boleh dikatakan menjadi impola (intisari) dari keseluruhan pemikiran konsepsionalnya. H-umbahas na mar-Tuhan jalan maduma (Humbahas yang berdasarkan agama dan sejahtera) E-mena godang tanona bidang (kaya akan tanaman padi dan luas tanahnya) B-ahen mura arga ni pupuk (memurahkan harga pupuk untuk kebutuhan petani) A-asa gabe na niula sinur na pinahan (hasil pertanian dan peternakan meningkat signifikan) T-ure dalan tu huta, sahat tu balian, asa langku naniula, langku na pinahan,langku tiga-tiga ( pembenahan infrastruktur jalan di semua lini hingga pelosok dusun untuk melancarkan proses produksi dan penjualan hasil pertanian). Konsep Dosmar juga dititikberatkan pada pentingn uya menguatkan kebersamaan semua elemen tanpa kecuali untuk menopang semua program yang akan diterapkan jika kelak sudah terpilih menjadi bupati. Dia merangkum ilustrasinya tentang semangat kebersamaan dan kesatuan persatuan itu dalam satu slogan simpel yang ditautkan pada namanya: DOSMAR-Ohanta!. Itulah sekilas catatan tentang figur yang kini diidolakan banyak warga Humbahas yang tingga hitungan hari lagi akan melaksanakan hak pilihnya berdemokrasi. Leonardo Simanjuntak /leonhard TERVERIFIKASI (HIJAU) Jurnalis (citizen reporter) di Kompasiana.Com,menyalurkan liputan daerah dan feature eksklusif, seraya aktif ngeblog, ikutan memahat dan mewarnai dunia. Saya juga ada di blog pribadi leonardotss.blogspot.com (SARINGAR.Net) Selengkapnya... Memuat... 0 0 0 KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS. LABEL pilkadahumbahas regional EDIT HAPUS TANGGAPI DENGAN ARTIKEL RESPONS : 0 NILAI : 0 Beri Nilai Headline 1 Yuk, Lihat Inovasi Sains Mahasiswa Indonesia di OSN Pertamina 2015 Kompasiana 19 November 2015 2 Korrie Layun Rampan, Perginya Begawan Sastra Kalimantan Timur Sari Azis 19 November 2015 3 Lubang Sewu, Bebatuan Unik di Area Waduk Wadaslintang husni mubarok 19 November 2015 4 Tepatkah Melarang Remaja Pacaran? Sahroha Lumbanraja 19 November 2015 5 "High Risk High Return"? Taufiq Febrianto 19 November 2015 Nilai Tertinggi Prediksi Skenario Setya Novanto Lolos dari Kasus Catut Presiden Asaaro Lahagu 19 November Reza Chalid, Petral, Catut Presiden dan Peta Kekuatan Setya Novanto dan Presiden Jokowi Ninoy N Karundeng 19 November 3 Aksi dan Gaya Fadli Zon yang Mencengangkan Najwa Abanggeutanyo 19 November Makna yang Tersirat "Papa Minta Saham" dan Luhut Terseret Calo Freeport Ricky Vinando 19 November Setya Novanto, Dari Sopir Pribadi Hingga Ketua DPR RI Bambang Setyawan 19 November Tren di Google Antara Mesjid Al-Aqsha, Jalan Salib dan Batu Terbang di Jerussalem Palestina Rahmat Hadi 16 November 2015 3 Aksi dan Gaya Fadli Zon yang Mencengangkan Najwa Abanggeutanyo 19 November 2015 Ada Apa di Balik Nyanyian Sumbang Sudirman Said dan Bernafsunya JK Menggebuk SN Reza aka Fadli Zontor 18 November 2015 Setya Novanto, Dari Sopir Pribadi Hingga Ketua DPR RI Bambang Setyawan 19 November 2015 Pencatutan Nama Presiden dan Perang Antar Geng di Kontrak Freeport Reza aka Fadli Zontor 19 November 2015 Gres Betulkah Bom Ini yang Meledakkan Pesawat Rusia di Sinai Mesir? syarifuddin abdullah 19 November "High Risk High Return"? Taufiq Febrianto 19 November Simarigung Desa yang Tertinggal Atau di Sengaja Untuk Tertinggal Riwan Simamora 19 November Tips & Trick Sebelum atau Saat di Singapore Naila 17 November Tips Hindari Masalah Saat Berwisata Roni Kasiman 19 November Tentang Kompasiana Syarat & Ketentuan

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/leonhard/kabupaten-muda-humbahas-menyambut-sang-konseptor-hebat_564ddbf7747e619d2123d890
Terbaru Headline Rubrik Event Kompasiana TV Shop Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat 19 November 2015 21:25:59 Dibaca : 3 Komentar : 0 Nilai : 0 Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat Dosmar Banjarnahor,sang konseptor pengusung kehebatan di Kabupaten Humbahas Pilkada serentak untuk sebagian Kabupaten/Kota di Sumatera Utara segera digelar, Rabu (9/11). Suhu politik di daerah yang ikut even pilkada, tentu mulai menghangat. Tak terkecuali di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), salah satu kabupaten mekaran dari Tapanuli Utara, yang diresmikan Mendagri pada 28 Juni 2003 berdasarkan UU No 9 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Nias Selatan, Pakpak Bharat, dan Humbang Hasundutan. Bupati pertama kabupaten berusia 12 tahun ini adalah Drs Manatap Simanungkalit (alm), kemudian Drs Maddin Sihombing (dua priode) yang berakhir masa jabatannya tahun ini. Lalu, fokus perhatian publik di sana kini mempertanyakan: Siapa gerangan kandidat yang bakal tampil sebagai "The Winner" dalam pilkada 2015 ini? Ada lima pasangan yang siap bertarung menjadi orang Number One di kabupaten yang potensial pertanian ini. Tapi dari lima pasangan itu, duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora, tampaknya paling menyita perhatian khalayak. Meski pun salah satu kandidat itu adalah Marganti Manullang yang notabene dua kali (priode) menduduki jabatan wabup mendampingi Maddin Sihombing, tapi optimisme publik pemilih lebih cenderung mengarah ke duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora. Optimisme terhadap apa? tanya Kompasiana, yang dijawab cepat oleh dua warga di Dolok Sanggul, Senin (16/11), ya yakin percaya duet Dosmar/Saut bakal mampu menciptakan sesuatu yang baru untuk kabupaten Humbahas lima tahun ke depan. Memang diakui, 10 tahun dipimpin Maddin/Marganti, sudah ada kemajuan signifikan di beberapa sektor. Tapi, bagaimanapun masih banyak yang harus dibenahi, terutama infrastruktur,pendidikan, dan pertanian. Dari lima kandidat yang menawarkan konsep visi misinya, tampaknya konsep Dosmar Banjarnahor lebih menarik perhatian khalayak. Apa sih menariknya konsep Dosmar? Menurut beberapa pengamat independen, konsep Dosmar mencakup hampir seluruh aspek kebutuhan Humbahas ke depan. Hampir tak ada yang terabaikan dalam konsep visionernya saat ditelaah warga. Konsep yang lugas, realistis, logis, sederhana, terarah, dan layak diamini, kata seorang warga lainnya ketika berbincang dengan sejumlah orang di salah satu kedai di pinggiran kota Dolok Sanggul. Keyakinan itu juga dikuatkan pengenalan masyarakat luas Humbahas terhadap Saut Simamora, seorang tokoh yang lama berkecimpung menopang pemerintahan dan pembangunan sebelum dan setelah berdirinya Kabupaten Humbang Hasundutan. Siapa Dosmar Banjarnahor? Orangnya masih muda, berkisar 39 tahun. Pria kelahiran Lobutua Desa Parsingguran 12 April 1976 yang beristerikan Lidia Kristina Panjaitan,ST,mencicipi pendidikan di kampung kelahirannya sejak SD sampai SMA. Kemudian masuk Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPKP,Bandung. Riwayat pengalaman kerjanya juga lumayan meyakinkan sebagai track record penguat integritas dan kualitas personalnya. Auditor Kantor Akuntan Publik Bambang Hadi Tresno Bandung, Akunting dan Keuangan RS St Borromeus Bandung, Finance&Tax PT Paesa Pasindo Engineering Jakarta, Manager Keuangan PT Rama Abdi Pratama, konsultan pajak pada beberapa perusahaan konstruksi, Manager Keuangan Wahana Mitra Kencana, dan juga menjadi Direktur Utama PT Damai Karya Persada. Dosmar juga proaktif memimpin berbagai organisasi sosial di Bandung dan Jabodetabek. Visi Humbahas 2020 yang digelindingkan Dosmar menuju orang nomor satu Humbahas juga direspon masyarakat sebagai visi yang layak diapresiasi. Humbang Hasundutan yang berkelas nasional dalam hal kemakmuran, tata kelola, dan mentalitas unggul melalui pemberdayaan masyarakat, pendayagunaan potensi alam, dan pembangunan infrastrktur yang berkeadilan dan merata. Misi Dosmar? "Terpanggil melayani proses transformasi Humbahas menjadi kabupaten berkelas nasional". Sedang di sisi lain,AIM menekankan Humbahas menjadi lumbung pertanian dan peternakan bagi Indonesia. Tapi, manakala ada stempel kehebatan disematkan terhadap Dosmar Banjarnahor, yalah ketika Dosmar meluncurkan konsep "Humbahas HEBAT" menjadi strateginya. Apa HEBAT menurut deskripsi Dosmar? Ternyata konsep HEBAT terurai dalam untaian penekanan kalimat Batak sederhana yang boleh dikatakan menjadi impola (intisari) dari keseluruhan pemikiran konsepsionalnya. H-umbahas na mar-Tuhan jalan maduma (Humbahas yang berdasarkan agama dan sejahtera) E-mena godang tanona bidang (kaya akan tanaman padi dan luas tanahnya) B-ahen mura arga ni pupuk (memurahkan harga pupuk untuk kebutuhan petani) A-asa gabe na niula sinur na pinahan (hasil pertanian dan peternakan meningkat signifikan) T-ure dalan tu huta, sahat tu balian, asa langku naniula, langku na pinahan,langku tiga-tiga ( pembenahan infrastruktur jalan di semua lini hingga pelosok dusun untuk melancarkan proses produksi dan penjualan hasil pertanian). Konsep Dosmar juga dititikberatkan pada pentingn uya menguatkan kebersamaan semua elemen tanpa kecuali untuk menopang semua program yang akan diterapkan jika kelak sudah terpilih menjadi bupati. Dia merangkum ilustrasinya tentang semangat kebersamaan dan kesatuan persatuan itu dalam satu slogan simpel yang ditautkan pada namanya: DOSMAR-Ohanta!. Itulah sekilas catatan tentang figur yang kini diidolakan banyak warga Humbahas yang tingga hitungan hari lagi akan melaksanakan hak pilihnya berdemokrasi. Leonardo Simanjuntak /leonhard TERVERIFIKASI (HIJAU) Jurnalis (citizen reporter) di Kompasiana.Com,menyalurkan liputan daerah dan feature eksklusif, seraya aktif ngeblog, ikutan memahat dan mewarnai dunia. Saya juga ada di blog pribadi leonardotss.blogspot.com (SARINGAR.Net) Selengkapnya... Memuat... 0 0 0 KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS. LABEL pilkadahumbahas regional EDIT HAPUS TANGGAPI DENGAN ARTIKEL RESPONS : 0 NILAI : 0 Beri Nilai Headline 1 Yuk, Lihat Inovasi Sains Mahasiswa Indonesia di OSN Pertamina 2015 Kompasiana 19 November 2015 2 Korrie Layun Rampan, Perginya Begawan Sastra Kalimantan Timur Sari Azis 19 November 2015 3 Lubang Sewu, Bebatuan Unik di Area Waduk Wadaslintang husni mubarok 19 November 2015 4 Tepatkah Melarang Remaja Pacaran? Sahroha Lumbanraja 19 November 2015 5 "High Risk High Return"? Taufiq Febrianto 19 November 2015 Nilai Tertinggi Prediksi Skenario Setya Novanto Lolos dari Kasus Catut Presiden Asaaro Lahagu 19 November Reza Chalid, Petral, Catut Presiden dan Peta Kekuatan Setya Novanto dan Presiden Jokowi Ninoy N Karundeng 19 November 3 Aksi dan Gaya Fadli Zon yang Mencengangkan Najwa Abanggeutanyo 19 November Makna yang Tersirat "Papa Minta Saham" dan Luhut Terseret Calo Freeport Ricky Vinando 19 November Setya Novanto, Dari Sopir Pribadi Hingga Ketua DPR RI Bambang Setyawan 19 November Tren di Google Antara Mesjid Al-Aqsha, Jalan Salib dan Batu Terbang di Jerussalem Palestina Rahmat Hadi 16 November 2015 3 Aksi dan Gaya Fadli Zon yang Mencengangkan Najwa Abanggeutanyo 19 November 2015 Ada Apa di Balik Nyanyian Sumbang Sudirman Said dan Bernafsunya JK Menggebuk SN Reza aka Fadli Zontor 18 November 2015 Setya Novanto, Dari Sopir Pribadi Hingga Ketua DPR RI Bambang Setyawan 19 November 2015 Pencatutan Nama Presiden dan Perang Antar Geng di Kontrak Freeport Reza aka Fadli Zontor 19 November 2015 Gres Betulkah Bom Ini yang Meledakkan Pesawat Rusia di Sinai Mesir? syarifuddin abdullah 19 November "High Risk High Return"? Taufiq Febrianto 19 November Simarigung Desa yang Tertinggal Atau di Sengaja Untuk Tertinggal Riwan Simamora 19 November Tips & Trick Sebelum atau Saat di Singapore Naila 17 November Tips Hindari Masalah Saat Berwisata Roni Kasiman 19 November Tentang Kompasiana Syarat & Ketentuan

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/leonhard/kabupaten-muda-humbahas-menyambut-sang-konseptor-hebat_564ddbf7747e619d2123d890
Terbaru Headline Rubrik Event Kompasiana TV Shop Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat 19 November 2015 21:25:59 Dibaca : 3 Komentar : 0 Nilai : 0 Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat Dosmar Banjarnahor,sang konseptor pengusung kehebatan di Kabupaten Humbahas Pilkada serentak untuk sebagian Kabupaten/Kota di Sumatera Utara segera digelar, Rabu (9/11). Suhu politik di daerah yang ikut even pilkada, tentu mulai menghangat. Tak terkecuali di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), salah satu kabupaten mekaran dari Tapanuli Utara, yang diresmikan Mendagri pada 28 Juni 2003 berdasarkan UU No 9 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Nias Selatan, Pakpak Bharat, dan Humbang Hasundutan. Bupati pertama kabupaten berusia 12 tahun ini adalah Drs Manatap Simanungkalit (alm), kemudian Drs Maddin Sihombing (dua priode) yang berakhir masa jabatannya tahun ini. Lalu, fokus perhatian publik di sana kini mempertanyakan: Siapa gerangan kandidat yang bakal tampil sebagai "The Winner" dalam pilkada 2015 ini? Ada lima pasangan yang siap bertarung menjadi orang Number One di kabupaten yang potensial pertanian ini. Tapi dari lima pasangan itu, duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora, tampaknya paling menyita perhatian khalayak. Meski pun salah satu kandidat itu adalah Marganti Manullang yang notabene dua kali (priode) menduduki jabatan wabup mendampingi Maddin Sihombing, tapi optimisme publik pemilih lebih cenderung mengarah ke duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora. Optimisme terhadap apa? tanya Kompasiana, yang dijawab cepat oleh dua warga di Dolok Sanggul, Senin (16/11), ya yakin percaya duet Dosmar/Saut bakal mampu menciptakan sesuatu yang baru untuk kabupaten Humbahas lima tahun ke depan. Memang diakui, 10 tahun dipimpin Maddin/Marganti, sudah ada kemajuan signifikan di beberapa sektor. Tapi, bagaimanapun masih banyak yang harus dibenahi, terutama infrastruktur,pendidikan, dan pertanian. Dari lima kandidat yang menawarkan konsep visi misinya, tampaknya konsep Dosmar Banjarnahor lebih menarik perhatian khalayak. Apa sih menariknya konsep Dosmar? Menurut beberapa pengamat independen, konsep Dosmar mencakup hampir seluruh aspek kebutuhan Humbahas ke depan. Hampir tak ada yang terabaikan dalam konsep visionernya saat ditelaah warga. Konsep yang lugas, realistis, logis, sederhana, terarah, dan layak diamini, kata seorang warga lainnya ketika berbincang dengan sejumlah orang di salah satu kedai di pinggiran kota Dolok Sanggul. Keyakinan itu juga dikuatkan pengenalan masyarakat luas Humbahas terhadap Saut Simamora, seorang tokoh yang lama berkecimpung menopang pemerintahan dan pembangunan sebelum dan setelah berdirinya Kabupaten Humbang Hasundutan. Siapa Dosmar Banjarnahor? Orangnya masih muda, berkisar 39 tahun. Pria kelahiran Lobutua Desa Parsingguran 12 April 1976 yang beristerikan Lidia Kristina Panjaitan,ST,mencicipi pendidikan di kampung kelahirannya sejak SD sampai SMA. Kemudian masuk Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPKP,Bandung. Riwayat pengalaman kerjanya juga lumayan meyakinkan sebagai track record penguat integritas dan kualitas personalnya. Auditor Kantor Akuntan Publik Bambang Hadi Tresno Bandung, Akunting dan Keuangan RS St Borromeus Bandung, Finance&Tax PT Paesa Pasindo Engineering Jakarta, Manager Keuangan PT Rama Abdi Pratama, konsultan pajak pada beberapa perusahaan konstruksi, Manager Keuangan Wahana Mitra Kencana, dan juga menjadi Direktur Utama PT Damai Karya Persada. Dosmar juga proaktif memimpin berbagai organisasi sosial di Bandung dan Jabodetabek. Visi Humbahas 2020 yang digelindingkan Dosmar menuju orang nomor satu Humbahas juga direspon masyarakat sebagai visi yang layak diapresiasi. Humbang Hasundutan yang berkelas nasional dalam hal kemakmuran, tata kelola, dan mentalitas unggul melalui pemberdayaan masyarakat, pendayagunaan potensi alam, dan pembangunan infrastrktur yang berkeadilan dan merata. Misi Dosmar? "Terpanggil melayani proses transformasi Humbahas menjadi kabupaten berkelas nasional". Sedang di sisi lain,AIM menekankan Humbahas menjadi lumbung pertanian dan peternakan bagi Indonesia. Tapi, manakala ada stempel kehebatan disematkan terhadap Dosmar Banjarnahor, yalah ketika Dosmar meluncurkan konsep "Humbahas HEBAT" menjadi strateginya. Apa HEBAT menurut deskripsi Dosmar? Ternyata konsep HEBAT terurai dalam untaian penekanan kalimat Batak sederhana yang boleh dikatakan menjadi impola (intisari) dari keseluruhan pemikiran konsepsionalnya. H-umbahas na mar-Tuhan jalan maduma (Humbahas yang berdasarkan agama dan sejahtera) E-mena godang tanona bidang (kaya akan tanaman padi dan luas tanahnya) B-ahen mura arga ni pupuk (memurahkan harga pupuk untuk kebutuhan petani) A-asa gabe na niula sinur na pinahan (hasil pertanian dan peternakan meningkat signifikan) T-ure dalan tu huta, sahat tu balian, asa langku naniula, langku na pinahan,langku tiga-tiga ( pembenahan infrastruktur jalan di semua lini hingga pelosok dusun untuk melancarkan proses produksi dan penjualan hasil pertanian). Konsep Dosmar juga dititikberatkan pada pentingn uya menguatkan kebersamaan semua elemen tanpa kecuali untuk menopang semua program yang akan diterapkan jika kelak sudah terpilih menjadi bupati. Dia merangkum ilustrasinya tentang semangat kebersamaan dan kesatuan persatuan itu dalam satu slogan simpel yang ditautkan pada namanya: DOSMAR-Ohanta!. Itulah sekilas catatan tentang figur yang kini diidolakan banyak warga Humbahas yang tingga hitungan hari lagi akan melaksanakan hak pilihnya berdemokrasi. Leonardo Simanjuntak /leonhard TERVERIFIKASI (HIJAU) Jurnalis (citizen reporter) di Kompasiana.Com,menyalurkan liputan daerah dan feature eksklusif, seraya aktif ngeblog, ikutan memahat dan mewarnai dunia. Saya juga ada di blog pribadi leonardotss.blogspot.com (SARINGAR.Net) Selengkapnya... Memuat... 0 0 0 KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS. LABEL pilkadahumbahas regional EDIT HAPUS TANGGAPI DENGAN ARTIKEL RESPONS : 0 NILAI : 0 Beri Nilai Headline 1 Yuk, Lihat Inovasi Sains Mahasiswa Indonesia di OSN Pertamina 2015 Kompasiana 19 November 2015 2 Korrie Layun Rampan, Perginya Begawan Sastra Kalimantan Timur Sari Azis 19 November 2015 3 Lubang Sewu, Bebatuan Unik di Area Waduk Wadaslintang husni mubarok 19 November 2015 4 Tepatkah Melarang Remaja Pacaran? Sahroha Lumbanraja 19 November 2015 5 "High Risk High Return"? Taufiq Febrianto 19 November 2015 Nilai Tertinggi Prediksi Skenario Setya Novanto Lolos dari Kasus Catut Presiden Asaaro Lahagu 19 November Reza Chalid, Petral, Catut Presiden dan Peta Kekuatan Setya Novanto dan Presiden Jokowi Ninoy N Karundeng 19 November 3 Aksi dan Gaya Fadli Zon yang Mencengangkan Najwa Abanggeutanyo 19 November Makna yang Tersirat "Papa Minta Saham" dan Luhut Terseret Calo Freeport Ricky Vinando 19 November Setya Novanto, Dari Sopir Pribadi Hingga Ketua DPR RI Bambang Setyawan 19 November Tren di Google Antara Mesjid Al-Aqsha, Jalan Salib dan Batu Terbang di Jerussalem Palestina Rahmat Hadi 16 November 2015 3 Aksi dan Gaya Fadli Zon yang Mencengangkan Najwa Abanggeutanyo 19 November 2015 Ada Apa di Balik Nyanyian Sumbang Sudirman Said dan Bernafsunya JK Menggebuk SN Reza aka Fadli Zontor 18 November 2015 Setya Novanto, Dari Sopir Pribadi Hingga Ketua DPR RI Bambang Setyawan 19 November 2015 Pencatutan Nama Presiden dan Perang Antar Geng di Kontrak Freeport Reza aka Fadli Zontor 19 November 2015 Gres Betulkah Bom Ini yang Meledakkan Pesawat Rusia di Sinai Mesir? syarifuddin abdullah 19 November "High Risk High Return"? Taufiq Febrianto 19 November Simarigung Desa yang Tertinggal Atau di Sengaja Untuk Tertinggal Riwan Simamora 19 November Tips & Trick Sebelum atau Saat di Singapore Naila 17 November Tips Hindari Masalah Saat Berwisata Roni Kasiman 19 November Tentang Kompasiana Syarat & Ketentuan

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/leonhard/kabupaten-muda-humbahas-menyambut-sang-konseptor-hebat_564ddbf7747e619d2123d890
Terbaru Headline Rubrik Event Kompasiana TV Shop Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat 19 November 2015 21:25:59 Dibaca : 3 Komentar : 0 Nilai : 0 Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat Dosmar Banjarnahor,sang konseptor pengusung kehebatan di Kabupaten Humbahas Pilkada serentak untuk sebagian Kabupaten/Kota di Sumatera Utara segera digelar, Rabu (9/11). Suhu politik di daerah yang ikut even pilkada, tentu mulai menghangat. Tak terkecuali di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), salah satu kabupaten mekaran dari Tapanuli Utara, yang diresmikan Mendagri pada 28 Juni 2003 berdasarkan UU No 9 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Nias Selatan, Pakpak Bharat, dan Humbang Hasundutan. Bupati pertama kabupaten berusia 12 tahun ini adalah Drs Manatap Simanungkalit (alm), kemudian Drs Maddin Sihombing (dua priode) yang berakhir masa jabatannya tahun ini. Lalu, fokus perhatian publik di sana kini mempertanyakan: Siapa gerangan kandidat yang bakal tampil sebagai "The Winner" dalam pilkada 2015 ini? Ada lima pasangan yang siap bertarung menjadi orang Number One di kabupaten yang potensial pertanian ini. Tapi dari lima pasangan itu, duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora, tampaknya paling menyita perhatian khalayak. Meski pun salah satu kandidat itu adalah Marganti Manullang yang notabene dua kali (priode) menduduki jabatan wabup mendampingi Maddin Sihombing, tapi optimisme publik pemilih lebih cenderung mengarah ke duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora. Optimisme terhadap apa? tanya Kompasiana, yang dijawab cepat oleh dua warga di Dolok Sanggul, Senin (16/11), ya yakin percaya duet Dosmar/Saut bakal mampu menciptakan sesuatu yang baru untuk kabupaten Humbahas lima tahun ke depan. Memang diakui, 10 tahun dipimpin Maddin/Marganti, sudah ada kemajuan signifikan di beberapa sektor. Tapi, bagaimanapun masih banyak yang harus dibenahi, terutama infrastruktur,pendidikan, dan pertanian. Dari lima kandidat yang menawarkan konsep visi misinya, tampaknya konsep Dosmar Banjarnahor lebih menarik perhatian khalayak. Apa sih menariknya konsep Dosmar? Menurut beberapa pengamat independen, konsep Dosmar mencakup hampir seluruh aspek kebutuhan Humbahas ke depan. Hampir tak ada yang terabaikan dalam konsep visionernya saat ditelaah warga. Konsep yang lugas, realistis, logis, sederhana, terarah, dan layak diamini, kata seorang warga lainnya ketika berbincang dengan sejumlah orang di salah satu kedai di pinggiran kota Dolok Sanggul. Keyakinan itu juga dikuatkan pengenalan masyarakat luas Humbahas terhadap Saut Simamora, seorang tokoh yang lama berkecimpung menopang pemerintahan dan pembangunan sebelum dan setelah berdirinya Kabupaten Humbang Hasundutan. Siapa Dosmar Banjarnahor? Orangnya masih muda, berkisar 39 tahun. Pria kelahiran Lobutua Desa Parsingguran 12 April 1976 yang beristerikan Lidia Kristina Panjaitan,ST,mencicipi pendidikan di kampung kelahirannya sejak SD sampai SMA. Kemudian masuk Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPKP,Bandung. Riwayat pengalaman kerjanya juga lumayan meyakinkan sebagai track record penguat integritas dan kualitas personalnya. Auditor Kantor Akuntan Publik Bambang Hadi Tresno Bandung, Akunting dan Keuangan RS St Borromeus Bandung, Finance&Tax PT Paesa Pasindo Engineering Jakarta, Manager Keuangan PT Rama Abdi Pratama, konsultan pajak pada beberapa perusahaan konstruksi, Manager Keuangan Wahana Mitra Kencana, dan juga menjadi Direktur Utama PT Damai Karya Persada. Dosmar juga proaktif memimpin berbagai organisasi sosial di Bandung dan Jabodetabek. Visi Humbahas 2020 yang digelindingkan Dosmar menuju orang nomor satu Humbahas juga direspon masyarakat sebagai visi yang layak diapresiasi. Humbang Hasundutan yang berkelas nasional dalam hal kemakmuran, tata kelola, dan mentalitas unggul melalui pemberdayaan masyarakat, pendayagunaan potensi alam, dan pembangunan infrastrktur yang berkeadilan dan merata. Misi Dosmar? "Terpanggil melayani proses transformasi Humbahas menjadi kabupaten berkelas nasional". Sedang di sisi lain,AIM menekankan Humbahas menjadi lumbung pertanian dan peternakan bagi Indonesia. Tapi, manakala ada stempel kehebatan disematkan terhadap Dosmar Banjarnahor, yalah ketika Dosmar meluncurkan konsep "Humbahas HEBAT" menjadi strateginya. Apa HEBAT menurut deskripsi Dosmar? Ternyata konsep HEBAT terurai dalam untaian penekanan kalimat Batak sederhana yang boleh dikatakan menjadi impola (intisari) dari keseluruhan pemikiran konsepsionalnya. H-umbahas na mar-Tuhan jalan maduma (Humbahas yang berdasarkan agama dan sejahtera) E-mena godang tanona bidang (kaya akan tanaman padi dan luas tanahnya) B-ahen mura arga ni pupuk (memurahkan harga pupuk untuk kebutuhan petani) A-asa gabe na niula sinur na pinahan (hasil pertanian dan peternakan meningkat signifikan) T-ure dalan tu huta, sahat tu balian, asa langku naniula, langku na pinahan,langku tiga-tiga ( pembenahan infrastruktur jalan di semua lini hingga pelosok dusun untuk melancarkan proses produksi dan penjualan hasil pertanian). Konsep Dosmar juga dititikberatkan pada pentingn uya menguatkan kebersamaan semua elemen tanpa kecuali untuk menopang semua program yang akan diterapkan jika kelak sudah terpilih menjadi bupati. Dia merangkum ilustrasinya tentang semangat kebersamaan dan kesatuan persatuan itu dalam satu slogan simpel yang ditautkan pada namanya: DOSMAR-Ohanta!. Itulah sekilas catatan tentang figur yang kini diidolakan banyak warga Humbahas yang tingga hitungan hari lagi akan melaksanakan hak pilihnya berdemokrasi. Leonardo Simanjuntak /leonhard TERVERIFIKASI (HIJAU) Jurnalis (citizen reporter) di Kompasiana.Com,menyalurkan liputan daerah dan feature eksklusif, seraya aktif ngeblog, ikutan memahat dan mewarnai dunia. Saya juga ada di blog pribadi leonardotss.blogspot.com (SARINGAR.Net) Selengkapnya... Memuat... 0 0 0 KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS. LABEL pilkadahumbahas regional EDIT HAPUS TANGGAPI DENGAN ARTIKEL RESPONS : 0 NILAI : 0 Beri Nilai Headline 1 Yuk, Lihat Inovasi Sains Mahasiswa Indonesia di OSN Pertamina 2015 Kompasiana 19 November 2015 2 Korrie Layun Rampan, Perginya Begawan Sastra Kalimantan Timur Sari Azis 19 November 2015 3 Lubang Sewu, Bebatuan Unik di Area Waduk Wadaslintang husni mubarok 19 November 2015 4 Tepatkah Melarang Remaja Pacaran? Sahroha Lumbanraja 19 November 2015 5 "High Risk High Return"? Taufiq Febrianto 19 November 2015 Nilai Tertinggi Prediksi Skenario Setya Novanto Lolos dari Kasus Catut Presiden Asaaro Lahagu 19 November Reza Chalid, Petral, Catut Presiden dan Peta Kekuatan Setya Novanto dan Presiden Jokowi Ninoy N Karundeng 19 November 3 Aksi dan Gaya Fadli Zon yang Mencengangkan Najwa Abanggeutanyo 19 November Makna yang Tersirat "Papa Minta Saham" dan Luhut Terseret Calo Freeport Ricky Vinando 19 November Setya Novanto, Dari Sopir Pribadi Hingga Ketua DPR RI Bambang Setyawan 19 November Tren di Google Antara Mesjid Al-Aqsha, Jalan Salib dan Batu Terbang di Jerussalem Palestina Rahmat Hadi 16 November 2015 3 Aksi dan Gaya Fadli Zon yang Mencengangkan Najwa Abanggeutanyo 19 November 2015 Ada Apa di Balik Nyanyian Sumbang Sudirman Said dan Bernafsunya JK Menggebuk SN Reza aka Fadli Zontor 18 November 2015 Setya Novanto, Dari Sopir Pribadi Hingga Ketua DPR RI Bambang Setyawan 19 November 2015 Pencatutan Nama Presiden dan Perang Antar Geng di Kontrak Freeport Reza aka Fadli Zontor 19 November 2015 Gres Betulkah Bom Ini yang Meledakkan Pesawat Rusia di Sinai Mesir? syarifuddin abdullah 19 November "High Risk High Return"? Taufiq Febrianto 19 November Simarigung Desa yang Tertinggal Atau di Sengaja Untuk Tertinggal Riwan Simamora 19 November Tips & Trick Sebelum atau Saat di Singapore Naila 17 November Tips Hindari Masalah Saat Berwisata Roni Kasiman 19 November Tentang Kompasiana Syarat & Ketentuan

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/leonhard/kabupaten-muda-humbahas-menyambut-sang-konseptor-hebat_564ddbf7747e619d2123d890
Terbaru Headline Rubrik Event Kompasiana TV Shop Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat 19 November 2015 21:25:59 Dibaca : 3 Komentar : 0 Nilai : 0 Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat Dosmar Banjarnahor,sang konseptor pengusung kehebatan di Kabupaten Humbahas Pilkada serentak untuk sebagian Kabupaten/Kota di Sumatera Utara segera digelar, Rabu (9/11). Suhu politik di daerah yang ikut even pilkada, tentu mulai menghangat. Tak terkecuali di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), salah satu kabupaten mekaran dari Tapanuli Utara, yang diresmikan Mendagri pada 28 Juni 2003 berdasarkan UU No 9 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Nias Selatan, Pakpak Bharat, dan Humbang Hasundutan. Bupati pertama kabupaten berusia 12 tahun ini adalah Drs Manatap Simanungkalit (alm), kemudian Drs Maddin Sihombing (dua priode) yang berakhir masa jabatannya tahun ini. Lalu, fokus perhatian publik di sana kini mempertanyakan: Siapa gerangan kandidat yang bakal tampil sebagai "The Winner" dalam pilkada 2015 ini? Ada lima pasangan yang siap bertarung menjadi orang Number One di kabupaten yang potensial pertanian ini. Tapi dari lima pasangan itu, duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora, tampaknya paling menyita perhatian khalayak. Meski pun salah satu kandidat itu adalah Marganti Manullang yang notabene dua kali (priode) menduduki jabatan wabup mendampingi Maddin Sihombing, tapi optimisme publik pemilih lebih cenderung mengarah ke duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora. Optimisme terhadap apa? tanya Kompasiana, yang dijawab cepat oleh dua warga di Dolok Sanggul, Senin (16/11), ya yakin percaya duet Dosmar/Saut bakal mampu menciptakan sesuatu yang baru untuk kabupaten Humbahas lima tahun ke depan. Memang diakui, 10 tahun dipimpin Maddin/Marganti, sudah ada kemajuan signifikan di beberapa sektor. Tapi, bagaimanapun masih banyak yang harus dibenahi, terutama infrastruktur,pendidikan, dan pertanian. Dari lima kandidat yang menawarkan konsep visi misinya, tampaknya konsep Dosmar Banjarnahor lebih menarik perhatian khalayak. Apa sih menariknya konsep Dosmar? Menurut beberapa pengamat independen, konsep Dosmar mencakup hampir seluruh aspek kebutuhan Humbahas ke depan. Hampir tak ada yang terabaikan dalam konsep visionernya saat ditelaah warga. Konsep yang lugas, realistis, logis, sederhana, terarah, dan layak diamini, kata seorang warga lainnya ketika berbincang dengan sejumlah orang di salah satu kedai di pinggiran kota Dolok Sanggul. Keyakinan itu juga dikuatkan pengenalan masyarakat luas Humbahas terhadap Saut Simamora, seorang tokoh yang lama berkecimpung menopang pemerintahan dan pembangunan sebelum dan setelah berdirinya Kabupaten Humbang Hasundutan. Siapa Dosmar Banjarnahor? Orangnya masih muda, berkisar 39 tahun. Pria kelahiran Lobutua Desa Parsingguran 12 April 1976 yang beristerikan Lidia Kristina Panjaitan,ST,mencicipi pendidikan di kampung kelahirannya sejak SD sampai SMA. Kemudian masuk Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPKP,Bandung. Riwayat pengalaman kerjanya juga lumayan meyakinkan sebagai track record penguat integritas dan kualitas personalnya. Auditor Kantor Akuntan Publik Bambang Hadi Tresno Bandung, Akunting dan Keuangan RS St Borromeus Bandung, Finance&Tax PT Paesa Pasindo Engineering Jakarta, Manager Keuangan PT Rama Abdi Pratama, konsultan pajak pada beberapa perusahaan konstruksi, Manager Keuangan Wahana Mitra Kencana, dan juga menjadi Direktur Utama PT Damai Karya Persada. Dosmar juga proaktif memimpin berbagai organisasi sosial di Bandung dan Jabodetabek. Visi Humbahas 2020 yang digelindingkan Dosmar menuju orang nomor satu Humbahas juga direspon masyarakat sebagai visi yang layak diapresiasi. Humbang Hasundutan yang berkelas nasional dalam hal kemakmuran, tata kelola, dan mentalitas unggul melalui pemberdayaan masyarakat, pendayagunaan potensi alam, dan pembangunan infrastrktur yang berkeadilan dan merata. Misi Dosmar? "Terpanggil melayani proses transformasi Humbahas menjadi kabupaten berkelas nasional". Sedang di sisi lain,AIM menekankan Humbahas menjadi lumbung pertanian dan peternakan bagi Indonesia. Tapi, manakala ada stempel kehebatan disematkan terhadap Dosmar Banjarnahor, yalah ketika Dosmar meluncurkan konsep "Humbahas HEBAT" menjadi strateginya. Apa HEBAT menurut deskripsi Dosmar? Ternyata konsep HEBAT terurai dalam untaian penekanan kalimat Batak sederhana yang boleh dikatakan menjadi impola (intisari) dari keseluruhan pemikiran konsepsionalnya. H-umbahas na mar-Tuhan jalan maduma (Humbahas yang berdasarkan agama dan sejahtera) E-mena godang tanona bidang (kaya akan tanaman padi dan luas tanahnya) B-ahen mura arga ni pupuk (memurahkan harga pupuk untuk kebutuhan petani) A-asa gabe na niula sinur na pinahan (hasil pertanian dan peternakan meningkat signifikan) T-ure dalan tu huta, sahat tu balian, asa langku naniula, langku na pinahan,langku tiga-tiga ( pembenahan infrastruktur jalan di semua lini hingga pelosok dusun untuk melancarkan proses produksi dan penjualan hasil pertanian). Konsep Dosmar juga dititikberatkan pada pentingn uya menguatkan kebersamaan semua elemen tanpa kecuali untuk menopang semua program yang akan diterapkan jika kelak sudah terpilih menjadi bupati. Dia merangkum ilustrasinya tentang semangat kebersamaan dan kesatuan persatuan itu dalam satu slogan simpel yang ditautkan pada namanya: DOSMAR-Ohanta!. Itulah sekilas catatan tentang figur yang kini diidolakan banyak warga Humbahas yang tingga hitungan hari lagi akan melaksanakan hak pilihnya berdemokrasi. Leonardo Simanjuntak /leonhard TERVERIFIKASI (HIJAU) Jurnalis (citizen reporter) di Kompasiana.Com,menyalurkan liputan daerah dan feature eksklusif, seraya aktif ngeblog, ikutan memahat dan mewarnai dunia. Saya juga ada di blog pribadi leonardotss.blogspot.com (SARINGAR.Net) Selengkapnya... Memuat... 0 0 0 KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS. LABEL pilkadahumbahas regional EDIT HAPUS TANGGAPI DENGAN ARTIKEL RESPONS : 0 NILAI : 0 Beri Nilai Headline 1 Yuk, Lihat Inovasi Sains Mahasiswa Indonesia di OSN Pertamina 2015 Kompasiana 19 November 2015 2 Korrie Layun Rampan, Perginya Begawan Sastra Kalimantan Timur Sari Azis 19 November 2015 3 Lubang Sewu, Bebatuan Unik di Area Waduk Wadaslintang husni mubarok 19 November 2015 4 Tepatkah Melarang Remaja Pacaran? Sahroha Lumbanraja 19 November 2015 5 "High Risk High Return"? Taufiq Febrianto 19 November 2015 Nilai Tertinggi Prediksi Skenario Setya Novanto Lolos dari Kasus Catut Presiden Asaaro Lahagu 19 November Reza Chalid, Petral, Catut Presiden dan Peta Kekuatan Setya Novanto dan Presiden Jokowi Ninoy N Karundeng 19 November 3 Aksi dan Gaya Fadli Zon yang Mencengangkan Najwa Abanggeutanyo 19 November Makna yang Tersirat "Papa Minta Saham" dan Luhut Terseret Calo Freeport Ricky Vinando 19 November Setya Novanto, Dari Sopir Pribadi Hingga Ketua DPR RI Bambang Setyawan 19 November Tren di Google Antara Mesjid Al-Aqsha, Jalan Salib dan Batu Terbang di Jerussalem Palestina Rahmat Hadi 16 November 2015 3 Aksi dan Gaya Fadli Zon yang Mencengangkan Najwa Abanggeutanyo 19 November 2015 Ada Apa di Balik Nyanyian Sumbang Sudirman Said dan Bernafsunya JK Menggebuk SN Reza aka Fadli Zontor 18 November 2015 Setya Novanto, Dari Sopir Pribadi Hingga Ketua DPR RI Bambang Setyawan 19 November 2015 Pencatutan Nama Presiden dan Perang Antar Geng di Kontrak Freeport Reza aka Fadli Zontor 19 November 2015 Gres Betulkah Bom Ini yang Meledakkan Pesawat Rusia di Sinai Mesir? syarifuddin abdullah 19 November "High Risk High Return"? Taufiq Febrianto 19 November Simarigung Desa yang Tertinggal Atau di Sengaja Untuk Tertinggal Riwan Simamora 19 November Tips & Trick Sebelum atau Saat di Singapore Naila 17 November Tips Hindari Masalah Saat Berwisata Roni Kasiman 19 November Tentang Kompasiana Syarat & Ketentuan

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/leonhard/kabupaten-muda-humbahas-menyambut-sang-konseptor-hebat_564ddbf7747e619d2123d890
Terbaru Headline Rubrik Event Kompasiana TV Shop Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat 19 November 2015 21:25:59 Dibaca : 3 Komentar : 0 Nilai : 0 Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat Dosmar Banjarnahor,sang konseptor pengusung kehebatan di Kabupaten Humbahas Pilkada serentak untuk sebagian Kabupaten/Kota di Sumatera Utara segera digelar, Rabu (9/11). Suhu politik di daerah yang ikut even pilkada, tentu mulai menghangat. Tak terkecuali di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), salah satu kabupaten mekaran dari Tapanuli Utara, yang diresmikan Mendagri pada 28 Juni 2003 berdasarkan UU No 9 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Nias Selatan, Pakpak Bharat, dan Humbang Hasundutan. Bupati pertama kabupaten berusia 12 tahun ini adalah Drs Manatap Simanungkalit (alm), kemudian Drs Maddin Sihombing (dua priode) yang berakhir masa jabatannya tahun ini. Lalu, fokus perhatian publik di sana kini mempertanyakan: Siapa gerangan kandidat yang bakal tampil sebagai "The Winner" dalam pilkada 2015 ini? Ada lima pasangan yang siap bertarung menjadi orang Number One di kabupaten yang potensial pertanian ini. Tapi dari lima pasangan itu, duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora, tampaknya paling menyita perhatian khalayak. Meski pun salah satu kandidat itu adalah Marganti Manullang yang notabene dua kali (priode) menduduki jabatan wabup mendampingi Maddin Sihombing, tapi optimisme publik pemilih lebih cenderung mengarah ke duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora. Optimisme terhadap apa? tanya Kompasiana, yang dijawab cepat oleh dua warga di Dolok Sanggul, Senin (16/11), ya yakin percaya duet Dosmar/Saut bakal mampu menciptakan sesuatu yang baru untuk kabupaten Humbahas lima tahun ke depan. Memang diakui, 10 tahun dipimpin Maddin/Marganti, sudah ada kemajuan signifikan di beberapa sektor. Tapi, bagaimanapun masih banyak yang harus dibenahi, terutama infrastruktur,pendidikan, dan pertanian. Dari lima kandidat yang menawarkan konsep visi misinya, tampaknya konsep Dosmar Banjarnahor lebih menarik perhatian khalayak. Apa sih menariknya konsep Dosmar? Menurut beberapa pengamat independen, konsep Dosmar mencakup hampir seluruh aspek kebutuhan Humbahas ke depan. Hampir tak ada yang terabaikan dalam konsep visionernya saat ditelaah warga. Konsep yang lugas, realistis, logis, sederhana, terarah, dan layak diamini, kata seorang warga lainnya ketika berbincang dengan sejumlah orang di salah satu kedai di pinggiran kota Dolok Sanggul. Keyakinan itu juga dikuatkan pengenalan masyarakat luas Humbahas terhadap Saut Simamora, seorang tokoh yang lama berkecimpung menopang pemerintahan dan pembangunan sebelum dan setelah berdirinya Kabupaten Humbang Hasundutan. Siapa Dosmar Banjarnahor? Orangnya masih muda, berkisar 39 tahun. Pria kelahiran Lobutua Desa Parsingguran 12 April 1976 yang beristerikan Lidia Kristina Panjaitan,ST,mencicipi pendidikan di kampung kelahirannya sejak SD sampai SMA. Kemudian masuk Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPKP,Bandung. Riwayat pengalaman kerjanya juga lumayan meyakinkan sebagai track record penguat integritas dan kualitas personalnya. Auditor Kantor Akuntan Publik Bambang Hadi Tresno Bandung, Akunting dan Keuangan RS St Borromeus Bandung, Finance&Tax PT Paesa Pasindo Engineering Jakarta, Manager Keuangan PT Rama Abdi Pratama, konsultan pajak pada beberapa perusahaan konstruksi, Manager Keuangan Wahana Mitra Kencana, dan juga menjadi Direktur Utama PT Damai Karya Persada. Dosmar juga proaktif memimpin berbagai organisasi sosial di Bandung dan Jabodetabek. Visi Humbahas 2020 yang digelindingkan Dosmar menuju orang nomor satu Humbahas juga direspon masyarakat sebagai visi yang layak diapresiasi. Humbang Hasundutan yang berkelas nasional dalam hal kemakmuran, tata kelola, dan mentalitas unggul melalui pemberdayaan masyarakat, pendayagunaan potensi alam, dan pembangunan infrastrktur yang berkeadilan dan merata. Misi Dosmar? "Terpanggil melayani proses transformasi Humbahas menjadi kabupaten berkelas nasional". Sedang di sisi lain,AIM menekankan Humbahas menjadi lumbung pertanian dan peternakan bagi Indonesia. Tapi, manakala ada stempel kehebatan disematkan terhadap Dosmar Banjarnahor, yalah ketika Dosmar meluncurkan konsep "Humbahas HEBAT" menjadi strateginya. Apa HEBAT menurut deskripsi Dosmar? Ternyata konsep HEBAT terurai dalam untaian penekanan kalimat Batak sederhana yang boleh dikatakan menjadi impola (intisari) dari keseluruhan pemikiran konsepsionalnya. H-umbahas na mar-Tuhan jalan maduma (Humbahas yang berdasarkan agama dan sejahtera) E-mena godang tanona bidang (kaya akan tanaman padi dan luas tanahnya) B-ahen mura arga ni pupuk (memurahkan harga pupuk untuk kebutuhan petani) A-asa gabe na niula sinur na pinahan (hasil pertanian dan peternakan meningkat signifikan) T-ure dalan tu huta, sahat tu balian, asa langku naniula, langku na pinahan,langku tiga-tiga ( pembenahan infrastruktur jalan di semua lini hingga pelosok dusun untuk melancarkan proses produksi dan penjualan hasil pertanian). Konsep Dosmar juga dititikberatkan pada pentingn uya menguatkan kebersamaan semua elemen tanpa kecuali untuk menopang semua program yang akan diterapkan jika kelak sudah terpilih menjadi bupati. Dia merangkum ilustrasinya tentang semangat kebersamaan dan kesatuan persatuan itu dalam satu slogan simpel yang ditautkan pada namanya: DOSMAR-Ohanta!. Itulah sekilas catatan tentang figur yang kini diidolakan banyak warga Humbahas yang tingga hitungan hari lagi akan melaksanakan hak pilihnya berdemokrasi. Leonardo Simanjuntak /leonhard TERVERIFIKASI (HIJAU) Jurnalis (citizen reporter) di Kompasiana.Com,menyalurkan liputan daerah dan feature eksklusif, seraya aktif ngeblog, ikutan memahat dan mewarnai dunia. Saya juga ada di blog pribadi leonardotss.blogspot.com (SARINGAR.Net) Selengkapnya... Memuat... 0 0 0 KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS. LABEL pilkadahumbahas regional EDIT HAPUS TANGGAPI DENGAN ARTIKEL RESPONS : 0 NILAI : 0 Beri Nilai Headline 1 Yuk, Lihat Inovasi Sains Mahasiswa Indonesia di OSN Pertamina 2015 Kompasiana 19 November 2015 2 Korrie Layun Rampan, Perginya Begawan Sastra Kalimantan Timur Sari Azis 19 November 2015 3 Lubang Sewu, Bebatuan Unik di Area Waduk Wadaslintang husni mubarok 19 November 2015 4 Tepatkah Melarang Remaja Pacaran? Sahroha Lumbanraja 19 November 2015 5 "High Risk High Return"? Taufiq Febrianto 19 November 2015 Nilai Tertinggi Prediksi Skenario Setya Novanto Lolos dari Kasus Catut Presiden Asaaro Lahagu 19 November Reza Chalid, Petral, Catut Presiden dan Peta Kekuatan Setya Novanto dan Presiden Jokowi Ninoy N Karundeng 19 November 3 Aksi dan Gaya Fadli Zon yang Mencengangkan Najwa Abanggeutanyo 19 November Makna yang Tersirat "Papa Minta Saham" dan Luhut Terseret Calo Freeport Ricky Vinando 19 November Setya Novanto, Dari Sopir Pribadi Hingga Ketua DPR RI Bambang Setyawan 19 November Tren di Google Antara Mesjid Al-Aqsha, Jalan Salib dan Batu Terbang di Jerussalem Palestina Rahmat Hadi 16 November 2015 3 Aksi dan Gaya Fadli Zon yang Mencengangkan Najwa Abanggeutanyo 19 November 2015 Ada Apa di Balik Nyanyian Sumbang Sudirman Said dan Bernafsunya JK Menggebuk SN Reza aka Fadli Zontor 18 November 2015 Setya Novanto, Dari Sopir Pribadi Hingga Ketua DPR RI Bambang Setyawan 19 November 2015 Pencatutan Nama Presiden dan Perang Antar Geng di Kontrak Freeport Reza aka Fadli Zontor 19 November 2015 Gres Betulkah Bom Ini yang Meledakkan Pesawat Rusia di Sinai Mesir? syarifuddin abdullah 19 November "High Risk High Return"? Taufiq Febrianto 19 November Simarigung Desa yang Tertinggal Atau di Sengaja Untuk Tertinggal Riwan Simamora 19 November Tips & Trick Sebelum atau Saat di Singapore Naila 17 November Tips Hindari Masalah Saat Berwisata Roni Kasiman 19 November Tentang Kompasiana Syarat & Ketentuan

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/leonhard/kabupaten-muda-humbahas-menyambut-sang-konseptor-hebat_564ddbf7747e619d2123d890
adline Rubrik Event Kompasiana TV Shop Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat 19 November 2015 21:25:59 Dibaca : 2 Komentar : 0 Nilai : 0 Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat Dosmar Banjarnahor,sang konseptor pengusung kehebatan di Kabupaten Humbahas Pilkada serentak untuk sebagian Kabupaten/Kota di Sumatera Utara segera digelar, Rabu (9/11). Suhu politik di daerah yang ikut even pilkada, tentu mulai menghangat. Tak terkecuali di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), salah satu kabupaten mekaran dari Tapanuli Utara, yang diresmikan Mendagri pada 28 Juni 2003 berdasarkan UU No 9 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Nias Selatan, Pakpak Bharat, dan Humbang Hasundutan. Bupati pertama kabupaten berusia 12 tahun ini adalah Drs Manatap Simanungkalit (alm), kemudian Drs Maddin Sihombing (dua priode) yang berakhir masa jabatannya tahun ini. Lalu, fokus perhatian publik di sana kini mempertanyakan: Siapa gerangan kandidat yang bakal tampil sebagai "The Winner" dalam pilkada 2015 ini? Ada lima pasangan yang siap bertarung menjadi orang Number One di kabupaten yang potensial pertanian ini. Tapi dari lima pasangan itu, duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora, tampaknya paling menyita perhatian khalayak. Meski pun salah satu kandidat itu adalah Marganti Manullang yang notabene dua kali (priode) menduduki jabatan wabup mendampingi Maddin Sihombing, tapi optimisme publik pemilih lebih cenderung mengarah ke duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora. Optimisme terhadap apa? tanya Kompasiana, yang dijawab cepat oleh dua warga di Dolok Sanggul, Senin (16/11), ya yakin percaya duet Dosmar/Saut bakal mampu menciptakan sesuatu yang baru untuk kabupaten Humbahas lima tahun ke depan. Memang diakui, 10 tahun dipimpin Maddin/Marganti, sudah ada kemajuan signifikan di beberapa sektor. Tapi, bagaimanapun masih banyak yang harus dibenahi, terutama infrastruktur,pendidikan, dan pertanian. Dari lima kandidat yang menawarkan konsep visi misinya, tampaknya konsep Dosmar Banjarnahor lebih menarik perhatian khalayak. Apa sih menariknya konsep Dosmar? Menurut beberapa pengamat independen, konsep Dosmar mencakup hampir seluruh aspek kebutuhan Humbahas ke depan. Hampir tak ada yang terabaikan dalam konsep visionernya saat ditelaah warga. Konsep yang lugas, realistis, logis, sederhana, terarah, dan layak diamini, kata seorang warga lainnya ketika berbincang dengan sejumlah orang di salah satu kedai di pinggiran kota Dolok Sanggul. Keyakinan itu juga dikuatkan pengenalan masyarakat luas Humbahas terhadap Saut Simamora, seorang tokoh yang lama berkecimpung menopang pemerintahan dan pembangunan sebelum dan setelah berdirinya Kabupaten Humbang Hasundutan. Siapa Dosmar Banjarnahor? Orangnya masih muda, berkisar 39 tahun. Pria kelahiran Lobutua Desa Parsingguran 12 April 1976 yang beristerikan Lidia Kristina Panjaitan,ST,mencicipi pendidikan di kampung kelahirannya sejak SD sampai SMA. Kemudian masuk Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPKP,Bandung. Riwayat pengalaman kerjanya juga lumayan meyakinkan sebagai track record penguat integritas dan kualitas personalnya. Auditor Kantor Akuntan Publik Bambang Hadi Tresno Bandung, Akunting dan Keuangan RS St Borromeus Bandung, Finance&Tax PT Paesa Pasindo Engineering Jakarta, Manager Keuangan PT Rama Abdi Pratama, konsultan pajak pada beberapa perusahaan konstruksi, Manager Keuangan Wahana Mitra Kencana, dan juga menjadi Direktur Utama PT Damai Karya Persada. Dosmar juga proaktif memimpin berbagai organisasi sosial di Bandung dan Jabodetabek. Visi Humbahas 2020 yang digelindingkan Dosmar menuju orang nomor satu Humbahas juga direspon masyarakat sebagai visi yang layak diapresiasi. Humbang Hasundutan yang berkelas nasional dalam hal kemakmuran, tata kelola, dan mentalitas unggul melalui pemberdayaan masyarakat, pendayagunaan potensi alam, dan pembangunan infrastrktur yang berkeadilan dan merata. Misi Dosmar? "Terpanggil melayani proses transformasi Humbahas menjadi kabupaten berkelas nasional". Sedang di sisi lain,AIM menekankan Humbahas menjadi lumbung pertanian dan peternakan bagi Indonesia. Tapi, manakala ada stempel kehebatan disematkan terhadap Dosmar Banjarnahor, yalah ketika Dosmar meluncurkan konsep "Humbahas HEBAT" menjadi strateginya. Apa HEBAT menurut deskripsi Dosmar? Ternyata konsep HEBAT terurai dalam untaian penekanan kalimat Batak sederhana yang boleh dikatakan menjadi impola (intisari) dari keseluruhan pemikiran konsepsionalnya. H-umbahas na mar-Tuhan jalan maduma (Humbahas yang berdasarkan agama dan sejahtera) E-mena godang tanona bidang (kaya akan tanaman padi dan luas tanahnya) B-ahen mura arga ni pupuk (memurahkan harga pupuk untuk kebutuhan petani) A-asa gabe na niula sinur na pinahan (hasil pertanian dan peternakan meningkat signifikan) T-ure dalan tu huta, sahat tu balian, asa langku naniula, langku na pinahan,langku tiga-tiga ( pembenahan infrastruktur jalan di semua lini hingga pelosok dusun untuk melancarkan proses produksi dan penjualan hasil pertanian). Konsep Dosmar juga dititikberatkan pada pentingn uya menguatkan kebersamaan semua elemen tanpa kecuali untuk menopang semua program yang akan diterapkan jika kelak sudah terpilih menjadi bupati. Dia merangkum ilustrasinya tentang semangat kebersamaan dan kesatuan persatuan itu dalam satu slogan simpel yang ditautkan pada namanya: DOSMAR-Ohanta!. Itulah sekilas catatan tentang figur yang kini diidolakan banyak warga Humbahas yang tingga hitungan hari lagi akan melaksanakan hak pilihnya berdemokrasi.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/leonhard/kabupaten-muda-humbahas-menyambut-sang-konseptor-hebat_564ddbf7747e619d2123d890
e Rubrik Event Kompasiana TV Shop Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat 19 November 2015 21:25:59 Dibaca : 2 Komentar : 0 Nilai : Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat Dosmar Banjarnahor,sang konseptor pengusung kehebatan di Kabupaten Humbahas Pilkada serentak untuk sebagian Kabupaten/Kota di Sumatera Utara segera digelar, Rabu (9/11). Suhu politik di daerah yang ikut even pilkada, tentu mulai menghangat. Tak terkecuali di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), salah satu kabupaten mekaran dari Tapanuli Utara, yang diresmikan Mendagri pada 28 Juni 2003 berdasarkan UU No 9 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Nias Selatan, Pakpak Bharat, dan Humbang Hasundutan. Bupati pertama kabupaten berusia 12 tahun ini adalah Drs Manatap Simanungkalit (alm), kemudian Drs Maddin Sihombing (dua priode) yang berakhir masa jabatannya tahun ini. Lalu, fokus perhatian publik di sana kini mempertanyakan: Siapa gerangan kandidat yang bakal tampil sebagai "The Winner" dalam pilkada 2015 ini? Ada lima pasangan yang siap bertarung menjadi orang Number One di kabupaten yang potensial pertanian ini. Tapi dari lima pasangan itu, duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora, tampaknya paling menyita perhatian khalayak. Meski pun salah satu kandidat itu adalah Marganti Manullang yang notabene dua kali (priode) menduduki jabatan wabup mendampingi Maddin Sihombing, tapi optimisme publik pemilih lebih cenderung mengarah ke duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora. Optimisme terhadap apa? tanya Kompasiana, yang dijawab cepat oleh dua warga di Dolok Sanggul, Senin (16/11), ya yakin percaya duet Dosmar/Saut bakal mampu menciptakan sesuatu yang baru untuk kabupaten Humbahas lima tahun ke depan. Memang diakui, 10 tahun dipimpin Maddin/Marganti, sudah ada kemajuan signifikan di beberapa sektor. Tapi, bagaimanapun masih banyak yang harus dibenahi, terutama infrastruktur,pendidikan, dan pertanian. Dari lima kandidat yang menawarkan konsep visi misinya, tampaknya konsep Dosmar Banjarnahor lebih menarik perhatian khalayak. Apa sih menariknya konsep Dosmar? Menurut beberapa pengamat independen, konsep Dosmar mencakup hampir seluruh aspek kebutuhan Humbahas ke depan. Hampir tak ada yang terabaikan dalam konsep visionernya saat ditelaah warga. Konsep yang lugas, realistis, logis, sederhana, terarah, dan layak diamini, kata seorang warga lainnya ketika berbincang dengan sejumlah orang di salah satu kedai di pinggiran kota Dolok Sanggul. Keyakinan itu juga dikuatkan pengenalan masyarakat luas Humbahas terhadap Saut Simamora, seorang tokoh yang lama berkecimpung menopang pemerintahan dan pembangunan sebelum dan setelah berdirinya Kabupaten Humbang Hasundutan. Siapa Dosmar Banjarnahor? Orangnya masih muda, berkisar 39 tahun. Pria kelahiran Lobutua Desa Parsingguran 12 April 1976 yang beristerikan Lidia Kristina Panjaitan,ST,mencicipi pendidikan di kampung kelahirannya sejak SD sampai SMA. Kemudian masuk Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPKP,Bandung. Riwayat pengalaman kerjanya juga lumayan meyakinkan sebagai track record penguat integritas dan kualitas personalnya. Auditor Kantor Akuntan Publik Bambang Hadi Tresno Bandung, Akunting dan Keuangan RS St Borromeus Bandung, Finance&Tax PT Paesa Pasindo Engineering Jakarta, Manager Keuangan PT Rama Abdi Pratama, konsultan pajak pada beberapa perusahaan konstruksi, Manager Keuangan Wahana Mitra Kencana, dan juga menjadi Direktur Utama PT Damai Karya Persada. Dosmar juga proaktif memimpin berbagai organisasi sosial di Bandung dan Jabodetabek. Visi Humbahas 2020 yang digelindingkan Dosmar menuju orang nomor satu Humbahas juga direspon masyarakat sebagai visi yang layak diapresiasi. Humbang Hasundutan yang berkelas nasional dalam hal kemakmuran, tata kelola, dan mentalitas unggul melalui pemberdayaan masyarakat, pendayagunaan potensi alam, dan pembangunan infrastrktur yang berkeadilan dan merata. Misi Dosmar? "Terpanggil melayani proses transformasi Humbahas menjadi kabupaten berkelas nasional". Sedang di sisi lain,AIM menekankan Humbahas menjadi lumbung pertanian dan peternakan bagi Indonesia. Tapi, manakala ada stempel kehebatan disematkan terhadap Dosmar Banjarnahor, yalah ketika Dosmar meluncurkan konsep "Humbahas HEBAT" menjadi strateginya. Apa HEBAT menurut deskripsi Dosmar? Ternyata konsep HEBAT terurai dalam untaian penekanan kalimat Batak sederhana yang boleh dikatakan menjadi impola (intisari) dari keseluruhan pemikiran konsepsionalnya. H-umbahas na mar-Tuhan jalan maduma (Humbahas yang berdasarkan agama dan sejahtera) E-mena godang tanona bidang (kaya akan tanaman padi dan luas tanahnya) B-ahen mura arga ni pupuk (memurahkan harga pupuk untuk kebutuhan petani) A-asa gabe na niula sinur na pinahan (hasil pertanian dan peternakan meningkat signifikan) T-ure dalan tu huta, sahat tu balian, asa langku naniula, langku na pinahan,langku tiga-tiga ( pembenahan infrastruktur jalan di semua lini hingga pelosok dusun untuk melancarkan proses produksi dan penjualan hasil pertanian). Konsep Dosmar juga dititikberatkan pada pentingn uya menguatkan kebersamaan semua elemen tanpa kecuali untuk menopang semua program yang akan diterapkan jika kelak sudah terpilih menjadi bupati. Dia merangkum ilustrasinya tentang semangat kebersamaan dan kesatuan persatuan itu dalam satu slogan simpel yang ditautkan pada namanya: DOSMAR-Ohanta!. Itulah sekilas catatan tentang figur yang kini diidolakan banyak warga Humbahas yang tingga hitungan hari lagi akan melaksanakan hak pilihnya berdemokrasi.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/leonhard/kabupaten-muda-humbahas-menyambut-sang-konseptor-hebat_564ddbf7747e619d2123d890
e Rubrik Event Kompasiana TV Shop Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat 19 November 2015 21:25:59 Dibaca : 2 Komentar : 0 Nilai : Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat Dosmar Banjarnahor,sang konseptor pengusung kehebatan di Kabupaten Humbahas Pilkada serentak untuk sebagian Kabupaten/Kota di Sumatera Utara segera digelar, Rabu (9/11). Suhu politik di daerah yang ikut even pilkada, tentu mulai menghangat. Tak terkecuali di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), salah satu kabupaten mekaran dari Tapanuli Utara, yang diresmikan Mendagri pada 28 Juni 2003 berdasarkan UU No 9 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Nias Selatan, Pakpak Bharat, dan Humbang Hasundutan. Bupati pertama kabupaten berusia 12 tahun ini adalah Drs Manatap Simanungkalit (alm), kemudian Drs Maddin Sihombing (dua priode) yang berakhir masa jabatannya tahun ini. Lalu, fokus perhatian publik di sana kini mempertanyakan: Siapa gerangan kandidat yang bakal tampil sebagai "The Winner" dalam pilkada 2015 ini? Ada lima pasangan yang siap bertarung menjadi orang Number One di kabupaten yang potensial pertanian ini. Tapi dari lima pasangan itu, duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora, tampaknya paling menyita perhatian khalayak. Meski pun salah satu kandidat itu adalah Marganti Manullang yang notabene dua kali (priode) menduduki jabatan wabup mendampingi Maddin Sihombing, tapi optimisme publik pemilih lebih cenderung mengarah ke duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora. Optimisme terhadap apa? tanya Kompasiana, yang dijawab cepat oleh dua warga di Dolok Sanggul, Senin (16/11), ya yakin percaya duet Dosmar/Saut bakal mampu menciptakan sesuatu yang baru untuk kabupaten Humbahas lima tahun ke depan. Memang diakui, 10 tahun dipimpin Maddin/Marganti, sudah ada kemajuan signifikan di beberapa sektor. Tapi, bagaimanapun masih banyak yang harus dibenahi, terutama infrastruktur,pendidikan, dan pertanian. Dari lima kandidat yang menawarkan konsep visi misinya, tampaknya konsep Dosmar Banjarnahor lebih menarik perhatian khalayak. Apa sih menariknya konsep Dosmar? Menurut beberapa pengamat independen, konsep Dosmar mencakup hampir seluruh aspek kebutuhan Humbahas ke depan. Hampir tak ada yang terabaikan dalam konsep visionernya saat ditelaah warga. Konsep yang lugas, realistis, logis, sederhana, terarah, dan layak diamini, kata seorang warga lainnya ketika berbincang dengan sejumlah orang di salah satu kedai di pinggiran kota Dolok Sanggul. Keyakinan itu juga dikuatkan pengenalan masyarakat luas Humbahas terhadap Saut Simamora, seorang tokoh yang lama berkecimpung menopang pemerintahan dan pembangunan sebelum dan setelah berdirinya Kabupaten Humbang Hasundutan. Siapa Dosmar Banjarnahor? Orangnya masih muda, berkisar 39 tahun. Pria kelahiran Lobutua Desa Parsingguran 12 April 1976 yang beristerikan Lidia Kristina Panjaitan,ST,mencicipi pendidikan di kampung kelahirannya sejak SD sampai SMA. Kemudian masuk Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPKP,Bandung. Riwayat pengalaman kerjanya juga lumayan meyakinkan sebagai track record penguat integritas dan kualitas personalnya. Auditor Kantor Akuntan Publik Bambang Hadi Tresno Bandung, Akunting dan Keuangan RS St Borromeus Bandung, Finance&Tax PT Paesa Pasindo Engineering Jakarta, Manager Keuangan PT Rama Abdi Pratama, konsultan pajak pada beberapa perusahaan konstruksi, Manager Keuangan Wahana Mitra Kencana, dan juga menjadi Direktur Utama PT Damai Karya Persada. Dosmar juga proaktif memimpin berbagai organisasi sosial di Bandung dan Jabodetabek. Visi Humbahas 2020 yang digelindingkan Dosmar menuju orang nomor satu Humbahas juga direspon masyarakat sebagai visi yang layak diapresiasi. Humbang Hasundutan yang berkelas nasional dalam hal kemakmuran, tata kelola, dan mentalitas unggul melalui pemberdayaan masyarakat, pendayagunaan potensi alam, dan pembangunan infrastrktur yang berkeadilan dan merata. Misi Dosmar? "Terpanggil melayani proses transformasi Humbahas menjadi kabupaten berkelas nasional". Sedang di sisi lain,AIM menekankan Humbahas menjadi lumbung pertanian dan peternakan bagi Indonesia. Tapi, manakala ada stempel kehebatan disematkan terhadap Dosmar Banjarnahor, yalah ketika Dosmar meluncurkan konsep "Humbahas HEBAT" menjadi strateginya. Apa HEBAT menurut deskripsi Dosmar? Ternyata konsep HEBAT terurai dalam untaian penekanan kalimat Batak sederhana yang boleh dikatakan menjadi impola (intisari) dari keseluruhan pemikiran konsepsionalnya. H-umbahas na mar-Tuhan jalan maduma (Humbahas yang berdasarkan agama dan sejahtera) E-mena godang tanona bidang (kaya akan tanaman padi dan luas tanahnya) B-ahen mura arga ni pupuk (memurahkan harga pupuk untuk kebutuhan petani) A-asa gabe na niula sinur na pinahan (hasil pertanian dan peternakan meningkat signifikan) T-ure dalan tu huta, sahat tu balian, asa langku naniula, langku na pinahan,langku tiga-tiga ( pembenahan infrastruktur jalan di semua lini hingga pelosok dusun untuk melancarkan proses produksi dan penjualan hasil pertanian). Konsep Dosmar juga dititikberatkan pada pentingn uya menguatkan kebersamaan semua elemen tanpa kecuali untuk menopang semua program yang akan diterapkan jika kelak sudah terpilih menjadi bupati. Dia merangkum ilustrasinya tentang semangat kebersamaan dan kesatuan persatuan itu dalam satu slogan simpel yang ditautkan pada namanya: DOSMAR-Ohanta!. Itulah sekilas catatan tentang figur yang kini diidolakan banyak warga Humbahas yang tingga hitungan hari lagi akan melaksanakan hak pilihnya berdemokrasi.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/leonhard/kabupaten-muda-humbahas-menyambut-sang-konseptor-hebat_564ddbf7747e619d2123d890
e Rubrik Event Kompasiana TV Shop Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat 19 November 2015 21:25:59 Dibaca : 2 Komentar : 0 Nilai : Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat Dosmar Banjarnahor,sang konseptor pengusung kehebatan di Kabupaten Humbahas Pilkada serentak untuk sebagian Kabupaten/Kota di Sumatera Utara segera digelar, Rabu (9/11). Suhu politik di daerah yang ikut even pilkada, tentu mulai menghangat. Tak terkecuali di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), salah satu kabupaten mekaran dari Tapanuli Utara, yang diresmikan Mendagri pada 28 Juni 2003 berdasarkan UU No 9 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Nias Selatan, Pakpak Bharat, dan Humbang Hasundutan. Bupati pertama kabupaten berusia 12 tahun ini adalah Drs Manatap Simanungkalit (alm), kemudian Drs Maddin Sihombing (dua priode) yang berakhir masa jabatannya tahun ini. Lalu, fokus perhatian publik di sana kini mempertanyakan: Siapa gerangan kandidat yang bakal tampil sebagai "The Winner" dalam pilkada 2015 ini? Ada lima pasangan yang siap bertarung menjadi orang Number One di kabupaten yang potensial pertanian ini. Tapi dari lima pasangan itu, duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora, tampaknya paling menyita perhatian khalayak. Meski pun salah satu kandidat itu adalah Marganti Manullang yang notabene dua kali (priode) menduduki jabatan wabup mendampingi Maddin Sihombing, tapi optimisme publik pemilih lebih cenderung mengarah ke duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora. Optimisme terhadap apa? tanya Kompasiana, yang dijawab cepat oleh dua warga di Dolok Sanggul, Senin (16/11), ya yakin percaya duet Dosmar/Saut bakal mampu menciptakan sesuatu yang baru untuk kabupaten Humbahas lima tahun ke depan. Memang diakui, 10 tahun dipimpin Maddin/Marganti, sudah ada kemajuan signifikan di beberapa sektor. Tapi, bagaimanapun masih banyak yang harus dibenahi, terutama infrastruktur,pendidikan, dan pertanian. Dari lima kandidat yang menawarkan konsep visi misinya, tampaknya konsep Dosmar Banjarnahor lebih menarik perhatian khalayak. Apa sih menariknya konsep Dosmar? Menurut beberapa pengamat independen, konsep Dosmar mencakup hampir seluruh aspek kebutuhan Humbahas ke depan. Hampir tak ada yang terabaikan dalam konsep visionernya saat ditelaah warga. Konsep yang lugas, realistis, logis, sederhana, terarah, dan layak diamini, kata seorang warga lainnya ketika berbincang dengan sejumlah orang di salah satu kedai di pinggiran kota Dolok Sanggul. Keyakinan itu juga dikuatkan pengenalan masyarakat luas Humbahas terhadap Saut Simamora, seorang tokoh yang lama berkecimpung menopang pemerintahan dan pembangunan sebelum dan setelah berdirinya Kabupaten Humbang Hasundutan. Siapa Dosmar Banjarnahor? Orangnya masih muda, berkisar 39 tahun. Pria kelahiran Lobutua Desa Parsingguran 12 April 1976 yang beristerikan Lidia Kristina Panjaitan,ST,mencicipi pendidikan di kampung kelahirannya sejak SD sampai SMA. Kemudian masuk Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPKP,Bandung. Riwayat pengalaman kerjanya juga lumayan meyakinkan sebagai track record penguat integritas dan kualitas personalnya. Auditor Kantor Akuntan Publik Bambang Hadi Tresno Bandung, Akunting dan Keuangan RS St Borromeus Bandung, Finance&Tax PT Paesa Pasindo Engineering Jakarta, Manager Keuangan PT Rama Abdi Pratama, konsultan pajak pada beberapa perusahaan konstruksi, Manager Keuangan Wahana Mitra Kencana, dan juga menjadi Direktur Utama PT Damai Karya Persada. Dosmar juga proaktif memimpin berbagai organisasi sosial di Bandung dan Jabodetabek. Visi Humbahas 2020 yang digelindingkan Dosmar menuju orang nomor satu Humbahas juga direspon masyarakat sebagai visi yang layak diapresiasi. Humbang Hasundutan yang berkelas nasional dalam hal kemakmuran, tata kelola, dan mentalitas unggul melalui pemberdayaan masyarakat, pendayagunaan potensi alam, dan pembangunan infrastrktur yang berkeadilan dan merata. Misi Dosmar? "Terpanggil melayani proses transformasi Humbahas menjadi kabupaten berkelas nasional". Sedang di sisi lain,AIM menekankan Humbahas menjadi lumbung pertanian dan peternakan bagi Indonesia. Tapi, manakala ada stempel kehebatan disematkan terhadap Dosmar Banjarnahor, yalah ketika Dosmar meluncurkan konsep "Humbahas HEBAT" menjadi strateginya. Apa HEBAT menurut deskripsi Dosmar? Ternyata konsep HEBAT terurai dalam untaian penekanan kalimat Batak sederhana yang boleh dikatakan menjadi impola (intisari) dari keseluruhan pemikiran konsepsionalnya. H-umbahas na mar-Tuhan jalan maduma (Humbahas yang berdasarkan agama dan sejahtera) E-mena godang tanona bidang (kaya akan tanaman padi dan luas tanahnya) B-ahen mura arga ni pupuk (memurahkan harga pupuk untuk kebutuhan petani) A-asa gabe na niula sinur na pinahan (hasil pertanian dan peternakan meningkat signifikan) T-ure dalan tu huta, sahat tu balian, asa langku naniula, langku na pinahan,langku tiga-tiga ( pembenahan infrastruktur jalan di semua lini hingga pelosok dusun untuk melancarkan proses produksi dan penjualan hasil pertanian). Konsep Dosmar juga dititikberatkan pada pentingn uya menguatkan kebersamaan semua elemen tanpa kecuali untuk menopang semua program yang akan diterapkan jika kelak sudah terpilih menjadi bupati. Dia merangkum ilustrasinya tentang semangat kebersamaan dan kesatuan persatuan itu dalam satu slogan simpel yang ditautkan pada namanya: DOSMAR-Ohanta!. Itulah sekilas catatan tentang figur yang kini diidolakan banyak warga Humbahas yang tingga hitungan hari lagi akan melaksanakan hak pilihnya berdemokrasi.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/leonhard/kabupaten-muda-humbahas-menyambut-sang-konseptor-hebat_564ddbf7747e619d2123d890
e Rubrik Event Kompasiana TV Shop Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat 19 November 2015 21:25:59 Dibaca : 2 Komentar : 0 Nilai : Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat Dosmar Banjarnahor,sang konseptor pengusung kehebatan di Kabupaten Humbahas Pilkada serentak untuk sebagian Kabupaten/Kota di Sumatera Utara segera digelar, Rabu (9/11). Suhu politik di daerah yang ikut even pilkada, tentu mulai menghangat. Tak terkecuali di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), salah satu kabupaten mekaran dari Tapanuli Utara, yang diresmikan Mendagri pada 28 Juni 2003 berdasarkan UU No 9 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Nias Selatan, Pakpak Bharat, dan Humbang Hasundutan. Bupati pertama kabupaten berusia 12 tahun ini adalah Drs Manatap Simanungkalit (alm), kemudian Drs Maddin Sihombing (dua priode) yang berakhir masa jabatannya tahun ini. Lalu, fokus perhatian publik di sana kini mempertanyakan: Siapa gerangan kandidat yang bakal tampil sebagai "The Winner" dalam pilkada 2015 ini? Ada lima pasangan yang siap bertarung menjadi orang Number One di kabupaten yang potensial pertanian ini. Tapi dari lima pasangan itu, duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora, tampaknya paling menyita perhatian khalayak. Meski pun salah satu kandidat itu adalah Marganti Manullang yang notabene dua kali (priode) menduduki jabatan wabup mendampingi Maddin Sihombing, tapi optimisme publik pemilih lebih cenderung mengarah ke duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora. Optimisme terhadap apa? tanya Kompasiana, yang dijawab cepat oleh dua warga di Dolok Sanggul, Senin (16/11), ya yakin percaya duet Dosmar/Saut bakal mampu menciptakan sesuatu yang baru untuk kabupaten Humbahas lima tahun ke depan. Memang diakui, 10 tahun dipimpin Maddin/Marganti, sudah ada kemajuan signifikan di beberapa sektor. Tapi, bagaimanapun masih banyak yang harus dibenahi, terutama infrastruktur,pendidikan, dan pertanian. Dari lima kandidat yang menawarkan konsep visi misinya, tampaknya konsep Dosmar Banjarnahor lebih menarik perhatian khalayak. Apa sih menariknya konsep Dosmar? Menurut beberapa pengamat independen, konsep Dosmar mencakup hampir seluruh aspek kebutuhan Humbahas ke depan. Hampir tak ada yang terabaikan dalam konsep visionernya saat ditelaah warga. Konsep yang lugas, realistis, logis, sederhana, terarah, dan layak diamini, kata seorang warga lainnya ketika berbincang dengan sejumlah orang di salah satu kedai di pinggiran kota Dolok Sanggul. Keyakinan itu juga dikuatkan pengenalan masyarakat luas Humbahas terhadap Saut Simamora, seorang tokoh yang lama berkecimpung menopang pemerintahan dan pembangunan sebelum dan setelah berdirinya Kabupaten Humbang Hasundutan. Siapa Dosmar Banjarnahor? Orangnya masih muda, berkisar 39 tahun. Pria kelahiran Lobutua Desa Parsingguran 12 April 1976 yang beristerikan Lidia Kristina Panjaitan,ST,mencicipi pendidikan di kampung kelahirannya sejak SD sampai SMA. Kemudian masuk Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPKP,Bandung. Riwayat pengalaman kerjanya juga lumayan meyakinkan sebagai track record penguat integritas dan kualitas personalnya. Auditor Kantor Akuntan Publik Bambang Hadi Tresno Bandung, Akunting dan Keuangan RS St Borromeus Bandung, Finance&Tax PT Paesa Pasindo Engineering Jakarta, Manager Keuangan PT Rama Abdi Pratama, konsultan pajak pada beberapa perusahaan konstruksi, Manager Keuangan Wahana Mitra Kencana, dan juga menjadi Direktur Utama PT Damai Karya Persada. Dosmar juga proaktif memimpin berbagai organisasi sosial di Bandung dan Jabodetabek. Visi Humbahas 2020 yang digelindingkan Dosmar menuju orang nomor satu Humbahas juga direspon masyarakat sebagai visi yang layak diapresiasi. Humbang Hasundutan yang berkelas nasional dalam hal kemakmuran, tata kelola, dan mentalitas unggul melalui pemberdayaan masyarakat, pendayagunaan potensi alam, dan pembangunan infrastrktur yang berkeadilan dan merata. Misi Dosmar? "Terpanggil melayani proses transformasi Humbahas menjadi kabupaten berkelas nasional". Sedang di sisi lain,AIM menekankan Humbahas menjadi lumbung pertanian dan peternakan bagi Indonesia. Tapi, manakala ada stempel kehebatan disematkan terhadap Dosmar Banjarnahor, yalah ketika Dosmar meluncurkan konsep "Humbahas HEBAT" menjadi strateginya. Apa HEBAT menurut deskripsi Dosmar? Ternyata konsep HEBAT terurai dalam untaian penekanan kalimat Batak sederhana yang boleh dikatakan menjadi impola (intisari) dari keseluruhan pemikiran konsepsionalnya. H-umbahas na mar-Tuhan jalan maduma (Humbahas yang berdasarkan agama dan sejahtera) E-mena godang tanona bidang (kaya akan tanaman padi dan luas tanahnya) B-ahen mura arga ni pupuk (memurahkan harga pupuk untuk kebutuhan petani) A-asa gabe na niula sinur na pinahan (hasil pertanian dan peternakan meningkat signifikan) T-ure dalan tu huta, sahat tu balian, asa langku naniula, langku na pinahan,langku tiga-tiga ( pembenahan infrastruktur jalan di semua lini hingga pelosok dusun untuk melancarkan proses produksi dan penjualan hasil pertanian). Konsep Dosmar juga dititikberatkan pada pentingn uya menguatkan kebersamaan semua elemen tanpa kecuali untuk menopang semua program yang akan diterapkan jika kelak sudah terpilih menjadi bupati. Dia merangkum ilustrasinya tentang semangat kebersamaan dan kesatuan persatuan itu dalam satu slogan simpel yang ditautkan pada namanya: DOSMAR-Ohanta!. Itulah sekilas catatan tentang figur yang kini diidolakan banyak warga Humbahas yang tingga hitungan hari lagi akan melaksanakan hak pilihnya berdemokrasi.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/leonhard/kabupaten-muda-humbahas-menyambut-sang-konseptor-hebat_564ddbf7747e619d2123d890
e Rubrik Event Kompasiana TV Shop Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat 19 November 2015 21:25:59 Dibaca : 2 Komentar : 0 Nilai : Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat Dosmar Banjarnahor,sang konseptor pengusung kehebatan di Kabupaten Humbahas Pilkada serentak untuk sebagian Kabupaten/Kota di Sumatera Utara segera digelar, Rabu (9/11). Suhu politik di daerah yang ikut even pilkada, tentu mulai menghangat. Tak terkecuali di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), salah satu kabupaten mekaran dari Tapanuli Utara, yang diresmikan Mendagri pada 28 Juni 2003 berdasarkan UU No 9 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Nias Selatan, Pakpak Bharat, dan Humbang Hasundutan. Bupati pertama kabupaten berusia 12 tahun ini adalah Drs Manatap Simanungkalit (alm), kemudian Drs Maddin Sihombing (dua priode) yang berakhir masa jabatannya tahun ini. Lalu, fokus perhatian publik di sana kini mempertanyakan: Siapa gerangan kandidat yang bakal tampil sebagai "The Winner" dalam pilkada 2015 ini? Ada lima pasangan yang siap bertarung menjadi orang Number One di kabupaten yang potensial pertanian ini. Tapi dari lima pasangan itu, duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora, tampaknya paling menyita perhatian khalayak. Meski pun salah satu kandidat itu adalah Marganti Manullang yang notabene dua kali (priode) menduduki jabatan wabup mendampingi Maddin Sihombing, tapi optimisme publik pemilih lebih cenderung mengarah ke duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora. Optimisme terhadap apa? tanya Kompasiana, yang dijawab cepat oleh dua warga di Dolok Sanggul, Senin (16/11), ya yakin percaya duet Dosmar/Saut bakal mampu menciptakan sesuatu yang baru untuk kabupaten Humbahas lima tahun ke depan. Memang diakui, 10 tahun dipimpin Maddin/Marganti, sudah ada kemajuan signifikan di beberapa sektor. Tapi, bagaimanapun masih banyak yang harus dibenahi, terutama infrastruktur,pendidikan, dan pertanian. Dari lima kandidat yang menawarkan konsep visi misinya, tampaknya konsep Dosmar Banjarnahor lebih menarik perhatian khalayak. Apa sih menariknya konsep Dosmar? Menurut beberapa pengamat independen, konsep Dosmar mencakup hampir seluruh aspek kebutuhan Humbahas ke depan. Hampir tak ada yang terabaikan dalam konsep visionernya saat ditelaah warga. Konsep yang lugas, realistis, logis, sederhana, terarah, dan layak diamini, kata seorang warga lainnya ketika berbincang dengan sejumlah orang di salah satu kedai di pinggiran kota Dolok Sanggul. Keyakinan itu juga dikuatkan pengenalan masyarakat luas Humbahas terhadap Saut Simamora, seorang tokoh yang lama berkecimpung menopang pemerintahan dan pembangunan sebelum dan setelah berdirinya Kabupaten Humbang Hasundutan. Siapa Dosmar Banjarnahor? Orangnya masih muda, berkisar 39 tahun. Pria kelahiran Lobutua Desa Parsingguran 12 April 1976 yang beristerikan Lidia Kristina Panjaitan,ST,mencicipi pendidikan di kampung kelahirannya sejak SD sampai SMA. Kemudian masuk Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPKP,Bandung. Riwayat pengalaman kerjanya juga lumayan meyakinkan sebagai track record penguat integritas dan kualitas personalnya. Auditor Kantor Akuntan Publik Bambang Hadi Tresno Bandung, Akunting dan Keuangan RS St Borromeus Bandung, Finance&Tax PT Paesa Pasindo Engineering Jakarta, Manager Keuangan PT Rama Abdi Pratama, konsultan pajak pada beberapa perusahaan konstruksi, Manager Keuangan Wahana Mitra Kencana, dan juga menjadi Direktur Utama PT Damai Karya Persada. Dosmar juga proaktif memimpin berbagai organisasi sosial di Bandung dan Jabodetabek. Visi Humbahas 2020 yang digelindingkan Dosmar menuju orang nomor satu Humbahas juga direspon masyarakat sebagai visi yang layak diapresiasi. Humbang Hasundutan yang berkelas nasional dalam hal kemakmuran, tata kelola, dan mentalitas unggul melalui pemberdayaan masyarakat, pendayagunaan potensi alam, dan pembangunan infrastrktur yang berkeadilan dan merata. Misi Dosmar? "Terpanggil melayani proses transformasi Humbahas menjadi kabupaten berkelas nasional". Sedang di sisi lain,AIM menekankan Humbahas menjadi lumbung pertanian dan peternakan bagi Indonesia. Tapi, manakala ada stempel kehebatan disematkan terhadap Dosmar Banjarnahor, yalah ketika Dosmar meluncurkan konsep "Humbahas HEBAT" menjadi strateginya. Apa HEBAT menurut deskripsi Dosmar? Ternyata konsep HEBAT terurai dalam untaian penekanan kalimat Batak sederhana yang boleh dikatakan menjadi impola (intisari) dari keseluruhan pemikiran konsepsionalnya. H-umbahas na mar-Tuhan jalan maduma (Humbahas yang berdasarkan agama dan sejahtera) E-mena godang tanona bidang (kaya akan tanaman padi dan luas tanahnya) B-ahen mura arga ni pupuk (memurahkan harga pupuk untuk kebutuhan petani) A-asa gabe na niula sinur na pinahan (hasil pertanian dan peternakan meningkat signifikan) T-ure dalan tu huta, sahat tu balian, asa langku naniula, langku na pinahan,langku tiga-tiga ( pembenahan infrastruktur jalan di semua lini hingga pelosok dusun untuk melancarkan proses produksi dan penjualan hasil pertanian). Konsep Dosmar juga dititikberatkan pada pentingn uya menguatkan kebersamaan semua elemen tanpa kecuali untuk menopang semua program yang akan diterapkan jika kelak sudah terpilih menjadi bupati. Dia merangkum ilustrasinya tentang semangat kebersamaan dan kesatuan persatuan itu dalam satu slogan simpel yang ditautkan pada namanya: DOSMAR-Ohanta!. Itulah sekilas catatan tentang figur yang kini diidolakan banyak warga Humbahas yang tingga hitungan hari lagi akan melaksanakan hak pilihnya berdemokrasi.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/leonhard/kabupaten-muda-humbahas-menyambut-sang-konseptor-hebat_564ddbf7747e619d2123d890
e Rubrik Event Kompasiana TV Shop Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat 19 November 2015 21:25:59 Dibaca : 2 Komentar : 0 Nilai : Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat Dosmar Banjarnahor,sang konseptor pengusung kehebatan di Kabupaten Humbahas Pilkada serentak untuk sebagian Kabupaten/Kota di Sumatera Utara segera digelar, Rabu (9/11). Suhu politik di daerah yang ikut even pilkada, tentu mulai menghangat. Tak terkecuali di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), salah satu kabupaten mekaran dari Tapanuli Utara, yang diresmikan Mendagri pada 28 Juni 2003 berdasarkan UU No 9 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Nias Selatan, Pakpak Bharat, dan Humbang Hasundutan. Bupati pertama kabupaten berusia 12 tahun ini adalah Drs Manatap Simanungkalit (alm), kemudian Drs Maddin Sihombing (dua priode) yang berakhir masa jabatannya tahun ini. Lalu, fokus perhatian publik di sana kini mempertanyakan: Siapa gerangan kandidat yang bakal tampil sebagai "The Winner" dalam pilkada 2015 ini? Ada lima pasangan yang siap bertarung menjadi orang Number One di kabupaten yang potensial pertanian ini. Tapi dari lima pasangan itu, duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora, tampaknya paling menyita perhatian khalayak. Meski pun salah satu kandidat itu adalah Marganti Manullang yang notabene dua kali (priode) menduduki jabatan wabup mendampingi Maddin Sihombing, tapi optimisme publik pemilih lebih cenderung mengarah ke duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora. Optimisme terhadap apa? tanya Kompasiana, yang dijawab cepat oleh dua warga di Dolok Sanggul, Senin (16/11), ya yakin percaya duet Dosmar/Saut bakal mampu menciptakan sesuatu yang baru untuk kabupaten Humbahas lima tahun ke depan. Memang diakui, 10 tahun dipimpin Maddin/Marganti, sudah ada kemajuan signifikan di beberapa sektor. Tapi, bagaimanapun masih banyak yang harus dibenahi, terutama infrastruktur,pendidikan, dan pertanian. Dari lima kandidat yang menawarkan konsep visi misinya, tampaknya konsep Dosmar Banjarnahor lebih menarik perhatian khalayak. Apa sih menariknya konsep Dosmar? Menurut beberapa pengamat independen, konsep Dosmar mencakup hampir seluruh aspek kebutuhan Humbahas ke depan. Hampir tak ada yang terabaikan dalam konsep visionernya saat ditelaah warga. Konsep yang lugas, realistis, logis, sederhana, terarah, dan layak diamini, kata seorang warga lainnya ketika berbincang dengan sejumlah orang di salah satu kedai di pinggiran kota Dolok Sanggul. Keyakinan itu juga dikuatkan pengenalan masyarakat luas Humbahas terhadap Saut Simamora, seorang tokoh yang lama berkecimpung menopang pemerintahan dan pembangunan sebelum dan setelah berdirinya Kabupaten Humbang Hasundutan. Siapa Dosmar Banjarnahor? Orangnya masih muda, berkisar 39 tahun. Pria kelahiran Lobutua Desa Parsingguran 12 April 1976 yang beristerikan Lidia Kristina Panjaitan,ST,mencicipi pendidikan di kampung kelahirannya sejak SD sampai SMA. Kemudian masuk Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPKP,Bandung. Riwayat pengalaman kerjanya juga lumayan meyakinkan sebagai track record penguat integritas dan kualitas personalnya. Auditor Kantor Akuntan Publik Bambang Hadi Tresno Bandung, Akunting dan Keuangan RS St Borromeus Bandung, Finance&Tax PT Paesa Pasindo Engineering Jakarta, Manager Keuangan PT Rama Abdi Pratama, konsultan pajak pada beberapa perusahaan konstruksi, Manager Keuangan Wahana Mitra Kencana, dan juga menjadi Direktur Utama PT Damai Karya Persada. Dosmar juga proaktif memimpin berbagai organisasi sosial di Bandung dan Jabodetabek. Visi Humbahas 2020 yang digelindingkan Dosmar menuju orang nomor satu Humbahas juga direspon masyarakat sebagai visi yang layak diapresiasi. Humbang Hasundutan yang berkelas nasional dalam hal kemakmuran, tata kelola, dan mentalitas unggul melalui pemberdayaan masyarakat, pendayagunaan potensi alam, dan pembangunan infrastrktur yang berkeadilan dan merata. Misi Dosmar? "Terpanggil melayani proses transformasi Humbahas menjadi kabupaten berkelas nasional". Sedang di sisi lain,AIM menekankan Humbahas menjadi lumbung pertanian dan peternakan bagi Indonesia. Tapi, manakala ada stempel kehebatan disematkan terhadap Dosmar Banjarnahor, yalah ketika Dosmar meluncurkan konsep "Humbahas HEBAT" menjadi strateginya. Apa HEBAT menurut deskripsi Dosmar? Ternyata konsep HEBAT terurai dalam untaian penekanan kalimat Batak sederhana yang boleh dikatakan menjadi impola (intisari) dari keseluruhan pemikiran konsepsionalnya. H-umbahas na mar-Tuhan jalan maduma (Humbahas yang berdasarkan agama dan sejahtera) E-mena godang tanona bidang (kaya akan tanaman padi dan luas tanahnya) B-ahen mura arga ni pupuk (memurahkan harga pupuk untuk kebutuhan petani) A-asa gabe na niula sinur na pinahan (hasil pertanian dan peternakan meningkat signifikan) T-ure dalan tu huta, sahat tu balian, asa langku naniula, langku na pinahan,langku tiga-tiga ( pembenahan infrastruktur jalan di semua lini hingga pelosok dusun untuk melancarkan proses produksi dan penjualan hasil pertanian). Konsep Dosmar juga dititikberatkan pada pentingn uya menguatkan kebersamaan semua elemen tanpa kecuali untuk menopang semua program yang akan diterapkan jika kelak sudah terpilih menjadi bupati. Dia merangkum ilustrasinya tentang semangat kebersamaan dan kesatuan persatuan itu dalam satu slogan simpel yang ditautkan pada namanya: DOSMAR-Ohanta!. Itulah sekilas catatan tentang figur yang kini diidolakan banyak warga Humbahas yang tingga hitungan hari lagi akan melaksanakan hak pilihnya berdemokrasi.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/leonhard/kabupaten-muda-humbahas-menyambut-sang-konseptor-hebat_564ddbf7747e619d2123d890
e Rubrik Event Kompasiana TV Shop Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat 19 November 2015 21:25:59 Dibaca : 2 Komentar : 0 Nilai : Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat Dosmar Banjarnahor,sang konseptor pengusung kehebatan di Kabupaten Humbahas Pilkada serentak untuk sebagian Kabupaten/Kota di Sumatera Utara segera digelar, Rabu (9/11). Suhu politik di daerah yang ikut even pilkada, tentu mulai menghangat. Tak terkecuali di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), salah satu kabupaten mekaran dari Tapanuli Utara, yang diresmikan Mendagri pada 28 Juni 2003 berdasarkan UU No 9 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Nias Selatan, Pakpak Bharat, dan Humbang Hasundutan. Bupati pertama kabupaten berusia 12 tahun ini adalah Drs Manatap Simanungkalit (alm), kemudian Drs Maddin Sihombing (dua priode) yang berakhir masa jabatannya tahun ini. Lalu, fokus perhatian publik di sana kini mempertanyakan: Siapa gerangan kandidat yang bakal tampil sebagai "The Winner" dalam pilkada 2015 ini? Ada lima pasangan yang siap bertarung menjadi orang Number One di kabupaten yang potensial pertanian ini. Tapi dari lima pasangan itu, duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora, tampaknya paling menyita perhatian khalayak. Meski pun salah satu kandidat itu adalah Marganti Manullang yang notabene dua kali (priode) menduduki jabatan wabup mendampingi Maddin Sihombing, tapi optimisme publik pemilih lebih cenderung mengarah ke duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora. Optimisme terhadap apa? tanya Kompasiana, yang dijawab cepat oleh dua warga di Dolok Sanggul, Senin (16/11), ya yakin percaya duet Dosmar/Saut bakal mampu menciptakan sesuatu yang baru untuk kabupaten Humbahas lima tahun ke depan. Memang diakui, 10 tahun dipimpin Maddin/Marganti, sudah ada kemajuan signifikan di beberapa sektor. Tapi, bagaimanapun masih banyak yang harus dibenahi, terutama infrastruktur,pendidikan, dan pertanian. Dari lima kandidat yang menawarkan konsep visi misinya, tampaknya konsep Dosmar Banjarnahor lebih menarik perhatian khalayak. Apa sih menariknya konsep Dosmar? Menurut beberapa pengamat independen, konsep Dosmar mencakup hampir seluruh aspek kebutuhan Humbahas ke depan. Hampir tak ada yang terabaikan dalam konsep visionernya saat ditelaah warga. Konsep yang lugas, realistis, logis, sederhana, terarah, dan layak diamini, kata seorang warga lainnya ketika berbincang dengan sejumlah orang di salah satu kedai di pinggiran kota Dolok Sanggul. Keyakinan itu juga dikuatkan pengenalan masyarakat luas Humbahas terhadap Saut Simamora, seorang tokoh yang lama berkecimpung menopang pemerintahan dan pembangunan sebelum dan setelah berdirinya Kabupaten Humbang Hasundutan. Siapa Dosmar Banjarnahor? Orangnya masih muda, berkisar 39 tahun. Pria kelahiran Lobutua Desa Parsingguran 12 April 1976 yang beristerikan Lidia Kristina Panjaitan,ST,mencicipi pendidikan di kampung kelahirannya sejak SD sampai SMA. Kemudian masuk Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPKP,Bandung. Riwayat pengalaman kerjanya juga lumayan meyakinkan sebagai track record penguat integritas dan kualitas personalnya. Auditor Kantor Akuntan Publik Bambang Hadi Tresno Bandung, Akunting dan Keuangan RS St Borromeus Bandung, Finance&Tax PT Paesa Pasindo Engineering Jakarta, Manager Keuangan PT Rama Abdi Pratama, konsultan pajak pada beberapa perusahaan konstruksi, Manager Keuangan Wahana Mitra Kencana, dan juga menjadi Direktur Utama PT Damai Karya Persada. Dosmar juga proaktif memimpin berbagai organisasi sosial di Bandung dan Jabodetabek. Visi Humbahas 2020 yang digelindingkan Dosmar menuju orang nomor satu Humbahas juga direspon masyarakat sebagai visi yang layak diapresiasi. Humbang Hasundutan yang berkelas nasional dalam hal kemakmuran, tata kelola, dan mentalitas unggul melalui pemberdayaan masyarakat, pendayagunaan potensi alam, dan pembangunan infrastrktur yang berkeadilan dan merata. Misi Dosmar? "Terpanggil melayani proses transformasi Humbahas menjadi kabupaten berkelas nasional". Sedang di sisi lain,AIM menekankan Humbahas menjadi lumbung pertanian dan peternakan bagi Indonesia. Tapi, manakala ada stempel kehebatan disematkan terhadap Dosmar Banjarnahor, yalah ketika Dosmar meluncurkan konsep "Humbahas HEBAT" menjadi strateginya. Apa HEBAT menurut deskripsi Dosmar? Ternyata konsep HEBAT terurai dalam untaian penekanan kalimat Batak sederhana yang boleh dikatakan menjadi impola (intisari) dari keseluruhan pemikiran konsepsionalnya. H-umbahas na mar-Tuhan jalan maduma (Humbahas yang berdasarkan agama dan sejahtera) E-mena godang tanona bidang (kaya akan tanaman padi dan luas tanahnya) B-ahen mura arga ni pupuk (memurahkan harga pupuk untuk kebutuhan petani) A-asa gabe na niula sinur na pinahan (hasil pertanian dan peternakan meningkat signifikan) T-ure dalan tu huta, sahat tu balian, asa langku naniula, langku na pinahan,langku tiga-tiga ( pembenahan infrastruktur jalan di semua lini hingga pelosok dusun untuk melancarkan proses produksi dan penjualan hasil pertanian). Konsep Dosmar juga dititikberatkan pada pentingn uya menguatkan kebersamaan semua elemen tanpa kecuali untuk menopang semua program yang akan diterapkan jika kelak sudah terpilih menjadi bupati. Dia merangkum ilustrasinya tentang semangat kebersamaan dan kesatuan persatuan itu dalam satu slogan simpel yang ditautkan pada namanya: DOSMAR-Ohanta!. Itulah sekilas catatan tentang figur yang kini diidolakan banyak warga Humbahas yang tingga hitungan hari lagi akan melaksanakan hak pilihnya berdemokrasi.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/leonhard/kabupaten-muda-humbahas-menyambut-sang-konseptor-hebat_564ddbf7747e619d2123d890
e Rubrik Event Kompasiana TV Shop Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat 19 November 2015 21:25:59 Dibaca : 2 Komentar : 0 Nilai : Kabupaten Muda Humbahas Menyambut Sang Konseptor Hebat Dosmar Banjarnahor,sang konseptor pengusung kehebatan di Kabupaten Humbahas Pilkada serentak untuk sebagian Kabupaten/Kota di Sumatera Utara segera digelar, Rabu (9/11). Suhu politik di daerah yang ikut even pilkada, tentu mulai menghangat. Tak terkecuali di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), salah satu kabupaten mekaran dari Tapanuli Utara, yang diresmikan Mendagri pada 28 Juni 2003 berdasarkan UU No 9 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Nias Selatan, Pakpak Bharat, dan Humbang Hasundutan. Bupati pertama kabupaten berusia 12 tahun ini adalah Drs Manatap Simanungkalit (alm), kemudian Drs Maddin Sihombing (dua priode) yang berakhir masa jabatannya tahun ini. Lalu, fokus perhatian publik di sana kini mempertanyakan: Siapa gerangan kandidat yang bakal tampil sebagai "The Winner" dalam pilkada 2015 ini? Ada lima pasangan yang siap bertarung menjadi orang Number One di kabupaten yang potensial pertanian ini. Tapi dari lima pasangan itu, duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora, tampaknya paling menyita perhatian khalayak. Meski pun salah satu kandidat itu adalah Marganti Manullang yang notabene dua kali (priode) menduduki jabatan wabup mendampingi Maddin Sihombing, tapi optimisme publik pemilih lebih cenderung mengarah ke duet Dosmar Banjarnahor/Saut P Simamora. Optimisme terhadap apa? tanya Kompasiana, yang dijawab cepat oleh dua warga di Dolok Sanggul, Senin (16/11), ya yakin percaya duet Dosmar/Saut bakal mampu menciptakan sesuatu yang baru untuk kabupaten Humbahas lima tahun ke depan. Memang diakui, 10 tahun dipimpin Maddin/Marganti, sudah ada kemajuan signifikan di beberapa sektor. Tapi, bagaimanapun masih banyak yang harus dibenahi, terutama infrastruktur,pendidikan, dan pertanian. Dari lima kandidat yang menawarkan konsep visi misinya, tampaknya konsep Dosmar Banjarnahor lebih menarik perhatian khalayak. Apa sih menariknya konsep Dosmar? Menurut beberapa pengamat independen, konsep Dosmar mencakup hampir seluruh aspek kebutuhan Humbahas ke depan. Hampir tak ada yang terabaikan dalam konsep visionernya saat ditelaah warga. Konsep yang lugas, realistis, logis, sederhana, terarah, dan layak diamini, kata seorang warga lainnya ketika berbincang dengan sejumlah orang di salah satu kedai di pinggiran kota Dolok Sanggul. Keyakinan itu juga dikuatkan pengenalan masyarakat luas Humbahas terhadap Saut Simamora, seorang tokoh yang lama berkecimpung menopang pemerintahan dan pembangunan sebelum dan setelah berdirinya Kabupaten Humbang Hasundutan. Siapa Dosmar Banjarnahor? Orangnya masih muda, berkisar 39 tahun. Pria kelahiran Lobutua Desa Parsingguran 12 April 1976 yang beristerikan Lidia Kristina Panjaitan,ST,mencicipi pendidikan di kampung kelahirannya sejak SD sampai SMA. Kemudian masuk Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPKP,Bandung. Riwayat pengalaman kerjanya juga lumayan meyakinkan sebagai track record penguat integritas dan kualitas personalnya. Auditor Kantor Akuntan Publik Bambang Hadi Tresno Bandung, Akunting dan Keuangan RS St Borromeus Bandung, Finance&Tax PT Paesa Pasindo Engineering Jakarta, Manager Keuangan PT Rama Abdi Pratama, konsultan pajak pada beberapa perusahaan konstruksi, Manager Keuangan Wahana Mitra Kencana, dan juga menjadi Direktur Utama PT Damai Karya Persada. Dosmar juga proaktif memimpin berbagai organisasi sosial di Bandung dan Jabodetabek. Visi Humbahas 2020 yang digelindingkan Dosmar menuju orang nomor satu Humbahas juga direspon masyarakat sebagai visi yang layak diapresiasi. Humbang Hasundutan yang berkelas nasional dalam hal kemakmuran, tata kelola, dan mentalitas unggul melalui pemberdayaan masyarakat, pendayagunaan potensi alam, dan pembangunan infrastrktur yang berkeadilan dan merata. Misi Dosmar? "Terpanggil melayani proses transformasi Humbahas menjadi kabupaten berkelas nasional". Sedang di sisi lain,AIM menekankan Humbahas menjadi lumbung pertanian dan peternakan bagi Indonesia. Tapi, manakala ada stempel kehebatan disematkan terhadap Dosmar Banjarnahor, yalah ketika Dosmar meluncurkan konsep "Humbahas HEBAT" menjadi strateginya. Apa HEBAT menurut deskripsi Dosmar? Ternyata konsep HEBAT terurai dalam untaian penekanan kalimat Batak sederhana yang boleh dikatakan menjadi impola (intisari) dari keseluruhan pemikiran konsepsionalnya. H-umbahas na mar-Tuhan jalan maduma (Humbahas yang berdasarkan agama dan sejahtera) E-mena godang tanona bidang (kaya akan tanaman padi dan luas tanahnya) B-ahen mura arga ni pupuk (memurahkan harga pupuk untuk kebutuhan petani) A-asa gabe na niula sinur na pinahan (hasil pertanian dan peternakan meningkat signifikan) T-ure dalan tu huta, sahat tu balian, asa langku naniula, langku na pinahan,langku tiga-tiga ( pembenahan infrastruktur jalan di semua lini hingga pelosok dusun untuk melancarkan proses produksi dan penjualan hasil pertanian). Konsep Dosmar juga dititikberatkan pada pentingn uya menguatkan kebersamaan semua elemen tanpa kecuali untuk menopang semua program yang akan diterapkan jika kelak sudah terpilih menjadi bupati. Dia merangkum ilustrasinya tentang semangat kebersamaan dan kesatuan persatuan itu dalam satu slogan simpel yang ditautkan pada namanya: DOSMAR-Ohanta!. Itulah sekilas catatan tentang figur yang kini diidolakan banyak warga Humbahas yang tingga hitungan hari lagi akan melaksanakan hak pilihnya berdemokrasi.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/leonhard/kabupaten-muda-humbahas-menyambut-sang-konseptor-hebat_564ddbf7747e619d2123d890